Suami Istri Agar Bisa Saling Jatuh Cinta Setiap Hari

Dini Koswarini
6 Min Read
Foto: Freepik

RUMAH tangga adalah salah satu amanah terbesar yang Allah titipkan kepada hamba-Nya. Hubungan suami istri bukan sekadar ikatan lahiriah, melainkan juga ikatan batin, jiwa, dan cinta yang harus terus dirawat. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi).

Dari hadis ini, kita memahami bahwa menjaga keharmonisan rumah tangga adalah bentuk ibadah, bahkan menjadi ukuran kebaikan seorang Muslim. Agar cinta suami istri tetap tumbuh setiap hari, ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan.

1. Biasakan untuk ngobrol dari hati ke hati sebelum tidur

Komunikasi adalah pondasi dari sebuah hubungan. Menyediakan waktu untuk berbicara dari hati ke hati sebelum tidur akan mempererat ikatan batin antara suami dan istri. Dengan saling berbagi cerita, keluh kesah, atau sekadar bercanda ringan, hati menjadi tenang dan rasa sayang semakin dalam.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Dasar dari cinta adalah kedekatan hati, dan kedekatan hati lahir dari komunikasi yang baik.” Maka, jangan biarkan pasangan tidur dengan hati yang penuh beban. Selesaikan dengan percakapan yang menenangkan, agar tidur pun membawa ketenangan jiwa.

BACA JUGA:  Suami Istri Jima Setiap Hari, Sehatkah? Ini 6 Indikasinya

2. Peluk dan cium sebelum tidur, serta ketika bangun tidur

Sentuhan fisik adalah bahasa cinta yang tidak memerlukan kata-kata. Pelukan dan ciuman bukan hanya bentuk kasih sayang, tetapi juga penguat ikatan emosional. Rasulullah ﷺ sendiri adalah teladan dalam hal ini. Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan bahwa Nabi ﷺ sering mencium istrinya sebelum berangkat shalat, lalu tetap menunaikan shalat tanpa batal wudhunya (HR. Abu Dawud).

Ini menunjukkan bahwa kasih sayang dalam bentuk pelukan dan ciuman adalah sunnah yang indah. Ketika dilakukan sebelum tidur, hati menjadi damai. Saat dilakukan setelah bangun tidur, hari pun dimulai dengan kebahagiaan.

3. Peluk dan cium sebelum berangkat kerja

Banyak pasangan yang melewatkan momen kecil ini, padahal pelukan dan ciuman sebelum berangkat kerja menjadi doa tanpa kata. Seorang suami yang berangkat kerja dengan restu dan doa istrinya akan merasa lebih ringan dalam mencari rezeki.

Ulama salaf mengatakan: “Doa seorang istri untuk suaminya adalah penjaga terbesar baginya di luar rumah.” Dengan pelukan, ciuman, dan doa tulus, pekerjaan suami terasa lebih berkah, dan hati istri pun tenang menunggu kepulangannya.

https://s.shopee.co.id/2qO1Kc8z1F?lp=aff

4. Luangkan waktu untuk jalan berdua

Rutinitas sering kali membuat pasangan lupa untuk menyisihkan waktu khusus berdua. Padahal, berjalan bersama, makan bersama, atau sekadar menikmati suasana bisa menjadi cara menyegarkan kembali hubungan. Rasulullah ﷺ sering berjalan bersama istrinya. Dalam sebuah riwayat, beliau bahkan berlomba lari dengan Aisyah radhiyallahu ‘anha, dan hal itu menjadi kenangan indah yang dikenang Aisyah sepanjang hidupnya (HR. Ahmad).

Momen sederhana ini mengajarkan bahwa kebersamaan kecil bisa menjadi sumber kebahagiaan besar, asalkan dilakukan dengan cinta.

5. Quality time berdua tanpa memegang gadget

Salah satu penyakit rumah tangga modern adalah gadget yang sering mencuri perhatian. Banyak pasangan duduk bersebelahan, tetapi hatinya jauh karena sibuk dengan layar. Padahal, quality time adalah saat yang digunakan untuk fokus hanya pada pasangan.

Imam Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: “Sesungguhnya bagian dari kebahagiaan seorang hamba adalah ia merasa tenteram bersama keluarganya.” Tenteram bersama keluarga tidak mungkin tercapai bila perhatian lebih banyak diberikan pada gawai dibanding pada pasangan. Maka, jadikan waktu tertentu dalam sehari untuk benar-benar bersama, tanpa gangguan gadget.

6. Selalu meminta maaf ketika ada salah paham

Tidak ada rumah tangga tanpa perselisihan. Namun, yang membedakan rumah tangga yang bahagia adalah bagaimana mereka menyelesaikan masalah. Meminta maaf bukan berarti kalah, melainkan tanda kebesaran jiwa. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidaklah harta berkurang karena sedekah, dan Allah tidak menambah kepada seorang hamba yang memaafkan kecuali kemuliaan.” (HR. Muslim).

BACA JUGA:  Suami Sering Banget Menelfon Mantannya, Saya Sebagai Seorang Istri Harus Bagaimana?

Demikian pula dalam rumah tangga, meminta maaf dan saling memaafkan justru akan meninggikan derajat cinta. Ulama salaf berpesan: “Jangan tidur sebelum engkau memaafkan pasanganmu, karena engkau tidak tahu apakah besok masih bisa bersamanya.”

Penutup

Membangun rumah tangga penuh cinta bukanlah perkara besar yang sulit dilakukan. Justru ia terletak pada hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten: berbicara dengan hati, memberi pelukan, menghabiskan waktu bersama, serta tidak gengsi untuk meminta maaf.

Cinta suami istri akan tetap tumbuh bila dirawat setiap hari. Dan ketika cinta itu hadir, rumah tangga akan menjadi taman surga yang menenangkan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri yang shalihah.” (HR. Muslim).

Maka, marilah kita jaga rumah tangga kita dengan kasih sayang, kelembutan, dan cinta yang terus diperbarui setiap hari, agar ia menjadi perhiasan terindah di dunia dan penolong menuju surga di akhirat. []

SUMBER: BEBWHITE C BARABAI

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *