PERNAH dengar kalimat seperti ini?
“Kalau suami baik sama istri, rezekinya bakal lancar.”
Atau:
“Makin dimuliakan istrinya, makin deras rezekinya.”
Kalimat seperti ini memang terdengar indah.
Tapi, apakah benar ada jaminan seperti itu dalam Islam?
Jawabannya perlu diluruskan.
BACA JUGA: Suami Lagi Marah, Istri Harus Diam atau Boleh Menjawab?
Memuliakan Istri Memang Diperintahkan
Islam sangat menekankan agar suami memperlakukan istrinya dengan baik.
Allah berfirman:
«“Dan bergaullah dengan mereka secara patut.”»(QS. An-Nisa: 19)
Artinya, suami tidak boleh memperlakukan istri sesuka hati.
Istri adalah pasangan hidup.
Bukan pembantu.
Bukan tempat melampiaskan emosi.
Dan bukan seseorang yang boleh direndahkan hanya karena suami merasa memiliki kedudukan lebih tinggi.
Nabi ﷺ juga bersabda:
«“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.”»
Hadis ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.
Jadi, memperlakukan istri dengan baik memang memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.
Lalu, Apakah Rezekinya Pasti Bertambah?
Nah, ini yang perlu hati-hati.
Tidak ada dalil sahih yang secara sederhana mengatakan:
“Setiap suami yang memuliakan istrinya pasti kaya atau rezekinya pasti mengalir deras.”
Rezeki adalah urusan Allah.
Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki.
Kadang seseorang sudah berusaha dengan sangat baik, tetapi kondisi ekonominya tetap sulit.
Sebaliknya, seseorang bisa memiliki harta yang banyak meskipun kehidupan rumah tangganya penuh masalah.
Jadi, jangan menjadikan jumlah uang sebagai ukuran apakah seseorang sudah menjadi suami yang baik.
Tapi Kebaikan Bisa Menjadi Sebab Datangnya Kebaikan
Meski tidak boleh membuat janji pasti soal jumlah rezeki, Islam memang mengajarkan bahwa amal kebaikan memiliki banyak keberkahan.
Allah berfirman:
«“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”»(QS. At-Talaq: 2–3)
Ayat ini menghubungkan ketakwaan dengan pertolongan dan rezeki dari Allah.
Namun, jangan dipersempit menjadi rumus:
baik kepada istri = langsung kaya.
Bukan begitu.
Rezeki bisa berbentuk banyak hal.
Uang memang rezeki.
Tetapi kesehatan juga rezeki.
Keluarga yang harmonis juga nikmat.
Anak yang saleh juga nikmat.
Hati yang tenang juga nikmat.
Bahkan kemampuan menjalani hidup tanpa banyak masalah bisa menjadi bentuk rezeki yang sering tidak kita sadari.
Jangan Memuliakan Istri Karena Mengharapkan Uang
Ini juga penting.
Kalau seorang suami berkata:
“Aku baik sama istri supaya rezekiku lancar.”
Motivasinya perlu diperbaiki.
Berbuat baik kepada istri seharusnya dilakukan karena itu memang kewajiban dan akhlak seorang muslim.
Bukan seperti transaksi.
Aku baik kepadamu.
Lalu Allah harus memberiku uang lebih banyak.
Cara berpikir seperti itu justru bisa membuat seseorang kecewa ketika hasil yang diharapkan tidak datang.
Berbuat baik tetaplah berbuat baik.
Hasil akhirnya kita serahkan kepada Allah.
Rezeki Bukan Cuma Soal Gaji
Coba bayangkan.
Ada suami yang penghasilannya biasa saja.
Rumahnya sederhana.
Mobilnya tidak ada.
Tetapi istrinya merasa aman bersamanya.
Mereka bisa makan bersama.
Bisa saling bercerita.
Tidak ada kekerasan.
Tidak ada penghinaan.
Anak-anak tumbuh dengan kasih sayang.
Bukankah itu juga nikmat?
Kadang manusia terlalu fokus menghitung uang.
Padahal ada banyak bentuk rezeki yang tidak masuk rekening.
BACA JUGA: Kenapa Istri Kalau Disuruh Memilih Sering Bilang “Terserah”?
Kesimpulan
Jadi, Benarkah Memuliakan Istri Membuat Rezeki Mengalir?
Kalau maksudnya ada jaminan bahwa setiap suami yang baik kepada istrinya pasti mendapatkan kekayaan, maka tidak tepat membuat klaim seperti itu tanpa dalil yang jelas.
Tetapi memuliakan istri jelas merupakan bagian dari akhlak dan kewajiban dalam rumah tangga.
Dan seorang muslim berharap bahwa ketaatan kepada Allah akan mendatangkan keberkahan dalam kehidupannya.
Jadi, jangan baik kepada istri hanya karena mengejar rezeki.
Baikilah istri karena Allah memerintahkan kita untuk berbuat baik.
Kalau kemudian Allah memberikan kelapangan rezeki, itu adalah karunia.
Kalau rezeki belum banyak, kebaikan kepada istri tetap harus dijaga.
Karena ukuran seorang suami bukan hanya seberapa besar isi dompetnya.
Tetapi juga bagaimana ia memperlakukan orang yang hidup bersamanya setiap hari. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

