Boleh Gak Sih Membuka Aib Pasangan kepada Keluarga Sendiri?

M Hasbi Maulana
4 Min Read
Foto: Freepik

MASALAH Rumah Tangga Tidak Selalu Harus Diceritakan dalam kehidupan rumah tangga, konflik adalah sesuatu yang mungkin terjadi.

Suami bisa kecewa kepada istri.

Istri juga bisa kecewa kepada suami.

Ketika sedang marah, terkadang muncul keinginan untuk menceritakan semuanya kepada keluarga.

“Biar mereka tahu sifat sebenarnya.”

Padahal, tidak semua masalah rumah tangga layak diceritakan kepada banyak orang.

Terutama jika yang diceritakan adalah aib pasangan.

Islam Mengajarkan Menjaga Aib

Rasulullah ﷺ sangat memperhatikan persoalan menjaga kehormatan orang lain.

Dalam Shahih Muslim disebutkan bahwa siapa yang menutupi aib seorang Muslim di dunia, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.

Artinya, menjaga aib bukan berarti membiarkan kesalahan.

Tetapi kita tidak menjadikan kesalahan seseorang sebagai bahan cerita.

Apalagi jika cerita tersebut hanya bertujuan melampiaskan kemarahan.

BACA JUGA: Boleh Nggak Sih Membagikan Aib Orang Lain untuk Memperingatkan Orang Lain?

Tetapi Ada Kondisi yang Berbeda

Menjaga aib bukan berarti seseorang harus diam dalam semua keadaan.

Ada masalah yang memang membutuhkan bantuan.

Misalnya terjadi kekerasan dalam rumah tangga.

Ada ancaman keselamatan.

Ada persoalan nafkah yang serius.

Ada perselingkuhan.

Atau ada masalah yang sudah tidak mampu diselesaikan berdua.

Dalam kondisi seperti ini, mencari bantuan dari orang yang tepat dapat diperlukan.

https://s.shopee.co.id/4B0Ju4pzF5

Keluarga yang dipercaya bisa menjadi tempat meminta pertolongan.

Tokoh agama atau konselor juga bisa dilibatkan.

Tujuannya bukan untuk mempermalukan pasangan.

Tetapi untuk mencari jalan keluar.

Bedakan Curhat dan Membuka Aib

Ini penting.

Curhat untuk mencari solusi berbeda dengan menceritakan keburukan pasangan untuk mendapatkan dukungan emosional.

Misalnya:

“Suami saya melakukan hal ini. Saya bingung harus bagaimana. Saya ingin meminta nasihat.”

Ini berbeda dengan:

“Suami saya memang dari dulu begini. Semua keburukannya saya ceritakan kepada kalian.”

Kalimat kedua berpotensi membuat masalah semakin besar.

Keluarga bisa ikut membenci pasangan.

Padahal pasangan mungkin masih bisa memperbaiki diri.

Pilih Orang yang Tepat

Jika memang membutuhkan tempat bercerita, jangan sembarang memilih orang.

Pilih orang yang dewasa.

Bisa menjaga rahasia.

Tidak suka memperkeruh keadaan.

Dan mampu memberikan nasihat secara objektif.

Jangan menceritakan masalah rumah tangga kepada terlalu banyak orang.

Semakin banyak orang yang tahu, semakin sulit masalah tersebut ditutup kembali.

Jangan Membalas Aib dengan Aib

Ketika pasangan melakukan kesalahan, kita mungkin merasa berhak menceritakan semuanya.

Tetapi membalas kesalahan dengan membuka aib bukan solusi.

Rasulullah ﷺ mengajarkan kelembutan dalam menghadapi berbagai persoalan. Dalam Shahih Muslim, Nabi ﷺ menjelaskan bahwa Allah mencintai kelembutan dan memberikan keutamaan yang tidak diberikan kepada sikap kasar.

Karena itu, sebelum bercerita, tanyakan:

“Apakah cerita ini benar-benar membantu?”

“Apakah saya sedang mencari solusi?”

“Atau saya hanya sedang marah?”

Pertanyaan tersebut bisa menyelamatkan banyak hal.

BACA JUGA: Pinjam Uang tanpa Memberitahu Pasangan, Boleh Ga Sih?

Kesimpulan

Membuka aib pasangan kepada keluarga sendiri sebaiknya tidak dilakukan hanya untuk melampiaskan emosi atau mempermalukan pasangan. Namun, jika ada masalah serius yang membutuhkan pertolongan, mencari bantuan dari orang yang terpercaya dapat dilakukan.

Ceritakan secukupnya.

Fokus pada masalah.

Jangan menambah-nambahi.

Dan pilih orang yang benar-benar bisa membantu.

Rumah tangga bukan tempat untuk saling membuka aib.

Rumah tangga seharusnya menjadi tempat untuk saling menjaga. []

 

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *