DZIKIR pagi dan petang merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Melalui zikir, seorang Muslim mengingat Allah, memohon perlindungan-Nya, dan menjaga hati agar tetap dekat dengan-Nya. Namun, ada satu pertanyaan yang sering muncul: kapan sebenarnya batas waktu membaca zikir pagi dan petang?
Apakah zikir pagi harus dibaca sebelum matahari terbit? Lalu, apakah zikir petang masih bisa dibaca setelah Magrib? Pertanyaan ini penting untuk diketahui agar kita dapat menjalankan amalan tersebut sesuai dengan tuntunan syariat.
BACA JUGA: Berdzikir ketika Berada di Kamar Mandi, Boleh Ga Sih?
Anjuran Membaca Zikir Pagi dan Petang
Allah memerintahkan kaum Muslimin untuk senantiasa mengingat-Nya pada pagi dan petang. Perintah tersebut terdapat dalam Al-Qur’an, salah satunya melalui firman Allah dalam Surah Al-Ahzab ayat 41–42.
“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (QS. Al-Ahzab: 41–42).
Ayat ini menunjukkan keutamaan memperbanyak zikir, termasuk pada waktu pagi dan petang. Zikir tersebut dapat berupa tasbih, tahmid, tahlil, istighfar, membaca ayat-ayat Al-Qur’an, serta doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad ﷺ.
Kapan Batas Waktu Zikir Pagi?
Para ulama memiliki perbedaan pendapat dalam menentukan rentang waktu zikir pagi. Sebagian ulama menjelaskan bahwa waktu pagi dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbit. Ada pula pendapat yang memperluas waktunya sampai menjelang siang.
Karena itu, waktu yang paling utama untuk membaca zikir pagi adalah setelah masuk waktu Subuh, sebelum matahari terbit. Pada waktu tersebut, seorang Muslim dapat meluangkan waktu untuk membaca zikir yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis.
Namun, bagaimana jika seseorang terlambat karena bekerja, mengurus anak, atau memiliki kesibukan lainnya?
Jika zikir pagi belum sempat dibaca pada waktu yang biasa dilakukan, ia dapat membacanya ketika teringat atau memiliki kesempatan. Jangan sampai kesibukan membuat seseorang meninggalkan zikir sama sekali. Meski demikian, perlu dibedakan antara waktu yang paling utama dan waktu yang masih diperselisihkan batas akhirnya oleh para ulama.
Kapan Batas Waktu Zikir Petang?
Sebagaimana zikir pagi, waktu zikir petang juga memiliki perbedaan penjelasan di kalangan ulama. Sebagian berpendapat bahwa waktu petang dimulai setelah Asar hingga matahari terbenam. Sementara itu, ada pendapat yang memasukkan waktu awal malam setelah matahari terbenam.
Oleh sebab itu, membaca zikir petang setelah shalat Asar merupakan pilihan yang baik. Jika belum sempat, seseorang dapat membacanya menjelang Magrib atau pada awal malam, sesuai dengan jenis zikir dan pendapat ulama yang diikuti.
Hal yang perlu diperhatikan, tidak semua bacaan zikir memiliki ketentuan waktu yang sama. Ada doa yang secara khusus dianjurkan pada pagi hari, ada yang dibaca pada petang hari, dan ada pula zikir yang dapat diamalkan kapan saja.
Bagaimana Jika Terlewat Membaca Zikir?
Islam merupakan agama yang memberikan kemudahan. Apabila seseorang terlewat membaca zikir pagi atau petang karena tertidur, lupa, atau memiliki keperluan yang tidak dapat ditinggalkan, ia tidak perlu berputus asa.
Ia tetap dapat memperbanyak zikir pada waktu lain. Allah berfirman, “Ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu.” (QS. Al-Baqarah: 152).
Ayat ini mengingatkan bahwa mengingat Allah merupakan amalan yang sangat penting. Meski demikian, ayat tersebut bukan berarti seluruh zikir yang memiliki waktu khusus dapat dipindahkan tanpa batas. Seorang Muslim tetap perlu memperhatikan tuntunan untuk setiap bacaan.
BACA JUGA: Apa Saja Keutamaan dari Dzikir Pagi dan Petang?
Jangan Sampai Terlewat karena Menunggu Waktu Sempurna
Zikir pagi dan petang sebaiknya dijadikan kebiasaan harian. Kita dapat menyediakan beberapa menit setelah Subuh dan setelah Asar untuk membacanya. Jika memiliki waktu terbatas, dahulukan bacaan yang bersumber dari hadis sahih sesuai kemampuan.
Yang terpenting, jangan menunda zikir hanya karena merasa belum memiliki waktu yang sempurna. Biasakan mengingat Allah dalam keadaan lapang maupun sibuk, sembari berusaha menjaga bacaan dan waktunya sesuai tuntunan Nabi Muhammad ﷺ.
Dengan memahami batas waktu zikir pagi dan petang, kita dapat menjalankan amalan ini dengan lebih teratur. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa mengingat-Nya pada setiap waktu.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

