DATANG terlambat ke masjid ketika shalat berjamaah sudah dimulai bisa membuat seseorang kebingungan. Apalagi jika imam sedang rukuk atau sudah memasuki rakaat terakhir. Makmum yang terlambat atau masbuk harus mengetahui berapa rakaat yang sudah didapatkan dan berapa yang perlu disempurnakan setelah imam salam.
Persoalan ini penting karena kesalahan menghitung rakaat bisa membuat shalat seseorang kurang atau justru berlebih. Lantas, bagaimana cara menghitung rakaat yang tertinggal saat shalat berjamaah?
BACA JUGA: Bolehkah Tidak Mengeraskan “Aamiin” Ketika Shalat Berjamaah?
Pahami Aturan Dasar Makmum Masbuk
Makmum masbuk adalah orang yang tertinggal sebagian rakaat ketika mengikuti shalat berjamaah. Dalam keadaan ini, ia tetap dianjurkan segera bergabung dengan imam tanpa menunggu sampai imam selesai.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Apa yang kalian dapati, maka shalatlah, dan apa yang terlewat oleh kalian, maka sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menjadi pedoman bagi makmum masbuk untuk mengikuti imam sesuai keadaan yang didapatinya. Setelah imam mengucapkan salam, makmum masbuk berdiri dan menyempurnakan rakaat yang belum dikerjakan.
Namun, penting untuk membedakan antara gerakan yang sempat diikuti dan rakaat yang benar-benar dihitung. Tidak setiap gerakan imam yang didapati otomatis menjadi satu rakaat bagi makmum.
Jika Datang Saat Imam Sedang Rukuk
Salah satu keadaan yang paling sering terjadi adalah seseorang datang ketika imam sedang rukuk. Apakah ia sudah mendapatkan satu rakaat atau harus menggantinya setelah imam salam?
Menurut pendapat mayoritas ulama, makmum yang mendapatkan rukuk bersama imam telah mendapatkan satu rakaat, selama ia sempat melakukan rukuk dengan tenang sebelum imam bangkit dari rukuk. Karena itu, ia tidak perlu mengganti rakaat tersebut.
Sebagai contoh, seseorang datang ketika imam sedang rukuk pada rakaat kedua shalat Zuhur. Jika ia sempat mengikuti rukuk imam dengan benar, ia mendapatkan rakaat kedua. Setelah imam salam, ia tinggal menyempurnakan rakaat yang tertinggal.
Namun, apabila ia baru bertakbir dan hendak rukuk ketika imam sudah bangkit dari rukuk, rakaat tersebut tidak dihitung. Ia harus menggantinya setelah imam selesai.
Cara Menghitung Rakaat yang Tertinggal
Agar lebih mudah, perhatikan contoh berikut untuk shalat wajib yang terdiri dari empat rakaat, seperti Zuhur, Asar, dan Isya.
Jika makmum bergabung ketika imam sedang melaksanakan rakaat pertama dan berhasil mengikutinya sejak rukuk, ia dapat menyelesaikan shalat bersama imam tanpa menambah rakaat.
Jika makmum baru mengikuti imam pada rakaat kedua dan mendapatkan rukuknya, ia masih harus menambahkan satu rakaat setelah imam salam.
Sementara itu, jika ia baru bergabung pada rakaat ketiga dan mendapatkan rukuknya, ia perlu menambahkan dua rakaat. Adapun jika baru mendapatkan rakaat keempat, ia harus menambahkan tiga rakaat setelah imam salam.
Perhitungan tersebut berlaku apabila rakaat yang diikuti memang sah dihitung sebagai rakaat makmum. Jika ia datang setelah imam bangkit dari rukuk, rakaat itu tidak termasuk rakaat yang didapatkannya.
Bagaimana Jika Lupa Jumlah Rakaat?
Dalam keadaan tertentu, makmum masbuk mungkin bingung karena tidak yakin berapa rakaat yang sudah didapatkan. Jika keraguan terjadi, ia hendaknya berusaha mengingat kembali dengan tenang dan tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Prinsip umum dalam menghadapi keraguan jumlah rakaat adalah berpegang pada jumlah yang paling diyakini, kemudian menyempurnakan shalat sesuai tuntunan. Rasulullah ﷺ juga mengajarkan sujud sahwi untuk menangani kekeliruan tertentu dalam shalat.
Meski demikian, rincian penanganan keraguan dapat berbeda sesuai keadaan dan jenis shalat. Jika sering mengalami kebingungan, sebaiknya pelajari tata cara makmum masbuk dari guru atau ustaz yang memahami fikih shalat.
BACA JUGA: Membatalkan Shalat karena Dipanggil Orang Tua, Apakah Boleh?
Jangan Terburu-buru Berdiri Sebelum Imam Salam
Sahabat Islampos, makmum masbuk harus tetap mengikuti imam sampai imam menyelesaikan shalatnya. Jangan mendahului imam dengan berdiri untuk menambah rakaat sebelum imam benar-benar selesai mengucapkan salam.
Setelah itu, hitung rakaat yang belum didapatkan dan sempurnakan dengan tenang. Memahami aturan ini akan membantu kita melaksanakan shalat berjamaah dengan lebih tertib, meskipun datang terlambat.
Yang terpenting, jangan panik ketika menjadi makmum masbuk. Ikuti imam sesuai tuntunan, hitung rakaat dengan cermat, dan sempurnakan shalat berdasarkan dalil serta penjelasan ulama yang tepercaya.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

