Menu

Kenapa Rasulullah ﷺ Ubanannya Sedikit Meski Berusia 63 Tahun, Sementara Orang Zaman Now Usia 40 Tahun Sudah Beruban?

Secara ilmiah, sedikitnya uban Rasulullah ﷺ merupakan keterangan yang disampaikan para sahabat.

Abang Saad · 4 menit baca
Uban Usia Muda
Foto: Freepik

ADA orang yang baru memasuki usia 40 tahun, tetapi rambutnya sudah dipenuhi uban. Ada pula yang memasuki usia 60 tahun, tetapi rambutnya masih didominasi warna hitam. Fenomena ini sering membuat orang bertanya-tanya, mengapa Rasulullah ﷺ yang wafat pada usia 63 tahun hanya memiliki sedikit uban?

Menariknya, keterangan tentang uban Rasulullah ﷺ memang ditemukan dalam hadis sahih. Sementara itu, ilmu pengetahuan modern juga memiliki penjelasan mengenai mengapa rambut seseorang bisa memutih lebih cepat daripada orang lain.

Namun, keduanya perlu dipahami secara proporsional. Hadis menjelaskan keadaan fisik Rasulullah ﷺ berdasarkan kesaksian para sahabat, sedangkan ilmu kedokteran menerangkan proses biologis yang memengaruhi warna rambut manusia.

Apa Kata Hadis tentang Uban Rasulullah ﷺ?

Anas bin Malik, salah seorang sahabat yang lama melayani Rasulullah ﷺ, memberikan kesaksian bahwa rambut putih beliau sangat sedikit.

Dalam hadis riwayat Muslim, Anas bin Malik menjelaskan bahwa Rasulullah ﷺ tidak memiliki sampai 20 helai rambut putih di kepala dan janggutnya ketika wafat. (HR. Muslim no. 2347a). Riwayat lain dalam Sahih Muslim juga menyebutkan bahwa uban beliau hanya sedikit. Sahih Muslim 2347a dan Sahih Muslim 2341b.

BACA JUGA: 6 Cara Mencegah Uban Datang di Usia Muda

Rasulullah ﷺ wafat pada usia 63 tahun. Keterangan ini menunjukkan bahwa rambut beliau memang hanya mengalami sedikit perubahan warna menjadi putih selama hidupnya.

Meski demikian, hadis tersebut tidak menjelaskan secara khusus penyebab biologis mengapa uban beliau sedikit. Karena itu, kita tidak bisa memastikan bahwa hal tersebut disebabkan oleh pola makan tertentu, tingkat stres, atau kebiasaan hidup tertentu tanpa dalil yang jelas.

Mengapa Rambut Bisa Beruban Menurut Ilmu Pengetahuan?

Warna rambut manusia ditentukan oleh pigmen bernama melanin. Pigmen ini diproduksi oleh sel khusus yang disebut melanosit di dalam folikel rambut.

Ketika produksi melanin berkurang, rambut yang tumbuh akan kehilangan sebagian atau seluruh warna aslinya. Rambut kemudian terlihat abu-abu atau putih. Proses ini merupakan bagian alami dari penuaan, meskipun waktu kemunculannya berbeda pada setiap orang.

Kajian ilmiah tentang uban menjelaskan bahwa proses tersebut berkaitan dengan penuaan sel penghasil pigmen, kerusakan oksidatif, dan perubahan mekanisme biologis di folikel rambut. Faktor genetik juga berperan penting dalam menentukan kapan seseorang mulai beruban. Journal of Investigative Dermatology membahas berbagai mekanisme biologis yang terlibat dalam perubahan warna rambut tersebut.

Banner Buku Sirah Nabawiyah

Artinya, usia 40 tahun bukan batas yang membuat rambut seseorang pasti mulai memutih. Ada orang yang beruban sejak usia 20-an, sedangkan orang lain baru mengalami uban yang cukup banyak setelah memasuki usia 50 atau 60 tahun.

Mengapa Ada Orang yang Beruban pada Usia 40 Tahun?

Salah satu penyebab utamanya adalah faktor keturunan. Jika orang tua atau anggota keluarga seseorang mengalami uban lebih awal, kemungkinan ia juga mengalami hal serupa bisa lebih besar. Gen memengaruhi aktivitas sel penghasil pigmen dan seberapa cepat kemampuan sel tersebut menurun.

Selain faktor genetik, beberapa kondisi kesehatan juga dapat berkaitan dengan munculnya uban lebih dini. Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara uban prematur dan kekurangan vitamin B12, gangguan tiroid, serta kebiasaan merokok.

Namun, hubungan ini tidak berarti setiap orang yang beruban pasti mengalami kekurangan nutrisi atau penyakit tertentu. Tinjauan sistematis tentang uban prematur membahas berbagai faktor yang mungkin berperan.

Stres juga sering dituding sebagai penyebab rambut memutih. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa stres dapat memengaruhi sel induk penghasil pigmen rambut. Sementara itu, pengaruh stres terhadap uban pada manusia masih terus diteliti dan tidak bisa dijadikan penjelasan tunggal.

Jadi, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa orang yang beruban pada usia 40 tahun pasti terlalu banyak pikiran. Bisa jadi faktor keturunan justru lebih dominan.

Apakah Orang Zaman Sekarang Lebih Cepat Beruban?

Kita mungkin merasa semakin banyak orang beruban pada usia muda. Akan tetapi, kesan tersebut belum cukup untuk membuktikan bahwa manusia modern secara umum mengalami uban lebih cepat dibandingkan generasi terdahulu.

Perbedaan genetik, kebiasaan merokok, kondisi kesehatan, asupan nutrisi, dan faktor lingkungan dapat memengaruhi waktu munculnya uban. Untuk menyimpulkan bahwa generasi sekarang lebih cepat beruban, diperlukan data yang membandingkan kelompok masyarakat dari generasi berbeda dengan metode pengukuran yang sebanding.

Selain itu, uban pada usia 40 tahun belum tentu merupakan kelainan. Istilah uban prematur biasanya digunakan ketika rambut mulai memutih lebih awal daripada pola yang lazim pada kelompok usia dan latar belakang tertentu. Batasnya pun dapat berbeda berdasarkan populasi.

Bisakah Uban Dicegah agar Tidak Cepat Muncul?

Tidak semua uban dapat dicegah, terutama jika penyebabnya adalah faktor keturunan dan proses penuaan alami. Namun, menjaga kesehatan tetap penting.

Konsumsi makanan bergizi seimbang, hindari merokok, tidur cukup, dan lakukan aktivitas fisik secara teratur. Jika uban muncul sangat dini atau disertai keluhan lain, konsultasi dengan dokter dapat membantu menilai apakah ada kondisi kesehatan yang perlu diperiksa.

BACA JUGA: Uban Tumbuh karena Faktor Usia?

Jangan sembarangan mengonsumsi suplemen hanya karena ingin menghitamkan rambut. Suplemen tertentu mungkin bermanfaat apabila seseorang memang mengalami kekurangan nutrisi, tetapi tidak otomatis mengembalikan warna rambut jika penyebabnya bukan kekurangan tersebut.

Apa Pelajaran dari Sedikitnya Uban Rasulullah ﷺ?

Secara ilmiah, sedikitnya uban Rasulullah ﷺ merupakan keterangan yang disampaikan para sahabat. Kita tidak memiliki data medis yang dapat memastikan penyebab biologis di balik keadaan tersebut.

Karena itu, tidak tepat jika kita menyimpulkan bahwa uban beliau sedikit karena pola makan tertentu, tidak pernah mengalami stres, atau menjalani kebiasaan yang secara medis terbukti memperlambat uban. Hal-hal tersebut tidak diterangkan secara khusus dalam hadis sahih.

Kesimpulannya, Rasulullah ﷺ memang digambarkan memiliki sedikit uban meski wafat pada usia 63 tahun. Sementara itu, seseorang yang sudah beruban pada usia 40 tahun tidak otomatis lebih tua secara biologis atau kurang sehat. Warna rambut dipengaruhi banyak faktor, terutama genetika dan proses penuaan sel. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Abang Saad

Ayah 3 orang anak yang menyukai kisah Nabi dan para sahabat. Artikel lainnya

Ayo donasi untuk Islampos Media
Tulis komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel terkait