Puasa Tidak Sahur, Apa Hukumnya?

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Freepik

SAHUR adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam puasa Ramadhan. Namun, bagaimana jika seseorang tidak sahur? Apakah puasanya tetap sah?

Mari kita bahas dengan tenang dan berdasarkan dalil.

1. Sahur Itu Sunnah, Bukan Syarat Sah Puasa

Puasa Ramadhan diwajibkan oleh Allah dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam firman-Nya di Surah Al-Baqarah ayat 183.

Adapun sahur, hukumnya sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), bukan rukun dan bukan syarat sah puasa. Artinya, kalau seseorang tidak sahur, puasanya tetap sah selama:

Sudah berniat sebelum fajar

Tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa

Jadi jangan salah paham. Tidak sahur bukan berarti tidak sah puasa.

BACA JUGA:  Sejarah Disyariatkannya Makan Sahur

2. Dalil Anjuran Sahur

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur itu ada keberkahan.”
(HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)

Hadis ini menunjukkan bahwa sahur adalah sunnah yang sangat ditekankan. Bahkan dalam hadis lain, beliau menyebut sahur sebagai pembeda antara puasa kaum muslimin dan puasa ahli kitab.

Artinya apa? Sahur itu bukan sekadar makan sebelum Subuh. Ia adalah syiar.

https://s.shopee.co.id/70Dwx254QD

3. Kenapa Tetap Dianjurkan Kuat untuk Sahur?

Walaupun tidak sahur tidak membatalkan puasa, meninggalkan sahur tanpa alasan adalah kehilangan keberkahan.

Beberapa manfaat sahur:

  • Menguatkan fisik untuk ibadah
  • Membantu menjaga fokus dan kesabaran
  • Mendapat pahala karena mengikuti sunnah
  • Ada keberkahan waktu di sepertiga malam terakhir

Kalau kamu sering tidak sahur karena malas atau begadang, jujur saja: itu bukan masalah hukum, itu masalah disiplin.

Puasa itu bukan cuma menahan lapar, tapi juga melatih kesungguhan.

4. Bagaimana Jika Ketiduran dan Tidak Sahur?

Kalau tidak sahur karena ketiduran atau memang tidak sempat, puasanya tetap sah selama sudah berniat puasa di malam hari.

Tidak ada kewajiban qadha hanya karena tidak sahur.

Tenang. Islam itu mudah. Tapi jangan jadikan kemudahan sebagai alasan untuk meremehkan sunnah.

BACA JUGA:  Istilah-Istilah yang Hanya di Bulan Ramadhan, Ini Artinya

Kesimpulan

Tidak sahur tidak membatalkan puasa.

Puasa tetap sah jika sudah berniat dan tidak melakukan pembatal.

Sahur hukumnya sunnah muakkadah dan penuh keberkahan.

Kalau kamu ingin puasa yang kuat, fokus, dan maksimal, jangan tinggalkan sahur tanpa alasan.

Disiplin kecil sebelum Subuh bisa menentukan kualitas puasamu seharian. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *