Inilah Penyebab Ibadah Justru Kendor di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Yudi
By Yudi
4 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

BULAN Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat. Di dalamnya terdapat kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Bahkan 10 hari terakhir Ramadhan dikenal sebagai waktu yang paling istimewa, karena di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Namun kenyataannya, banyak orang justru mengalami penurunan semangat ibadah ketika memasuki 10 hari terakhir Ramadhan. Masjid yang sebelumnya ramai mulai berkurang jamaahnya, tilawah Al-Qur’an menurun, dan ibadah malam semakin jarang dilakukan. Fenomena ini cukup sering terjadi di berbagai tempat.

Lalu mengapa ibadah bisa kendor justru pada waktu yang paling utama dalam Ramadhan?

1. Kelelahan Fisik Setelah Puasa Seharian

Setelah menjalani hampir tiga minggu puasa, tubuh sebagian orang mulai merasa lelah. Aktivitas sehari-hari seperti bekerja, mengurus rumah tangga, atau belajar tetap berjalan seperti biasa. Ketika malam tiba, banyak orang lebih memilih beristirahat daripada melaksanakan ibadah tambahan seperti qiyamul lail atau membaca Al-Qur’an.

BACA JUGA: Ramadhan dan Lahirnya Indonesia

Padahal di 10 hari terakhir Ramadhan, Rasulullah ﷺ justru meningkatkan ibadahnya secara maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa masa tersebut adalah waktu yang sangat penting untuk dimanfaatkan.

2. Sibuk dengan Persiapan Hari Raya

Mendekati akhir Ramadhan, perhatian banyak orang mulai beralih kepada persiapan menyambut Idul Fitri. Aktivitas seperti berbelanja pakaian baru, menyiapkan makanan khas lebaran, membersihkan rumah, hingga perjalanan mudik sering menyita waktu dan energi.

Kesibukan tersebut tanpa disadari membuat waktu ibadah semakin berkurang. Malam yang seharusnya digunakan untuk berdoa dan beribadah malah dihabiskan untuk kegiatan duniawi.

3. Merasa Sudah Cukup Beribadah

Ada juga sebagian orang yang merasa sudah cukup beribadah di awal Ramadhan. Mereka berpikir bahwa karena sudah menjalankan puasa dan tarawih selama beberapa minggu, maka sedikit berkurang di akhir bulan bukanlah masalah besar.

Padahal, justru di 10 hari terakhir terdapat peluang besar mendapatkan pahala yang luar biasa. Jika seseorang melewatkan kesempatan ini, ia bisa kehilangan keberkahan yang sangat besar.

https://s.shopee.co.id/9UvZZtsPsK

4. Godaan Media Sosial dan Hiburan

Di era digital, waktu manusia sering tersita oleh media sosial, tontonan, atau hiburan lainnya. Banyak orang yang tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar ponsel, terutama setelah berbuka puasa.

Akibatnya, waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk membaca Al-Qur’an, berdzikir, atau berdoa justru terbuang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

5. Kurangnya Kesadaran Akan Keutamaan 10 Hari Terakhir

Sebagian umat Islam mungkin belum memahami betapa istimewanya 10 hari terakhir Ramadhan. Pada masa inilah peluang besar untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar yang pahalanya lebih baik dari ibadah selama seribu bulan.

Jika seseorang benar-benar memahami nilai besar dari malam tersebut, ia tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu dengan bermalas-malasan.

6. Hati yang Kurang Terlatih dalam Konsistensi

Ibadah di bulan Ramadhan sebenarnya melatih konsistensi. Namun tidak semua orang mampu menjaga semangat ibadah hingga akhir. Ada yang sangat bersemangat di awal, tetapi perlahan semangat itu menurun.

Hal ini menunjukkan bahwa menjaga istiqamah dalam ibadah memang membutuhkan kesungguhan dan latihan hati.

BACA JUGA: Ramadhan yang Tak Menahan Diri dari yang Dilarang

Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah puncak dari seluruh rangkaian ibadah di bulan suci ini. Pada waktu inilah seorang Muslim seharusnya meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, dan memohon ampunan kepada Allah.

Jika ibadah justru kendor pada masa ini, maka seseorang berisiko kehilangan kesempatan besar yang mungkin tidak datang lagi di tahun berikutnya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk kembali menguatkan niat, mengatur waktu dengan baik, dan memanfaatkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan sebaik-baiknya agar mendapatkan keberkahan yang maksimal. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *