5 Bahaya Laki-Laki Ngeden saat Buang Air Kecil (BAK)

Yudi
By Yudi
4 Min Read
Foto: Freepik

SEBAGIAN laki-laki sering melakukan kebiasaan mengejan atau “ngeden” saat buang air kecil. Biasanya hal ini dilakukan karena merasa aliran urine tidak lancar, ingin mempercepat proses kencing, atau merasa masih ada sisa urine di kandung kemih. Kebiasaan ini sering dianggap sepele, padahal dalam dunia kesehatan tindakan tersebut tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan berbagai masalah pada sistem kemih.

Buang air kecil seharusnya terjadi secara alami tanpa perlu dipaksa. Ketika seseorang harus mengejan agar urine keluar, itu bisa menjadi tanda adanya gangguan pada saluran kemih atau prostat. Berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi jika laki-laki sering ngeden saat BAK.

1. Melemahkan Otot Kandung Kemih

Mengejan terlalu sering saat kencing dapat membuat otot kandung kemih bekerja secara tidak normal. Dalam jangka panjang, otot kandung kemih bisa melemah dan kehilangan kemampuan untuk mengosongkan urine secara alami.

BACA JUGA: Kotoran dan Air Kencing Kucing, Najis atau Suci?

Akibatnya, seseorang justru akan semakin sering merasa tidak tuntas saat buang air kecil. Kandung kemih juga bisa menjadi lebih sensitif sehingga keinginan untuk kencing muncul lebih sering.

2. Meningkatkan Risiko Pembesaran Prostat

Pada pria dewasa, terutama yang berusia di atas 40 tahun, kebiasaan mengejan saat BAK bisa berkaitan dengan masalah prostat. Jika prostat mengalami pembesaran, saluran urine akan menjadi lebih sempit sehingga aliran kencing menjadi lemah.

Memaksa urine keluar dengan mengejan tidak menyelesaikan masalah, bahkan dapat memperburuk tekanan pada saluran kemih dan prostat.

https://s.shopee.co.id/LhtgZhWNW

3. Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih

Jika kandung kemih tidak benar-benar kosong karena aliran urine tidak lancar, sisa urine bisa tertahan di dalam kandung kemih. Kondisi ini menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang.

Akibatnya, seseorang bisa mengalami infeksi saluran kemih yang ditandai dengan rasa nyeri saat kencing, urine keruh, hingga rasa tidak nyaman di perut bagian bawah.

4. Berisiko Menyebabkan Hernia

Mengejan berulang kali saat buang air kecil dapat meningkatkan tekanan pada perut bagian bawah. Tekanan yang terus terjadi dalam jangka panjang bisa memicu munculnya hernia, yaitu kondisi ketika jaringan dalam tubuh menonjol keluar melalui dinding otot yang lemah.

Hernia biasanya muncul di area selangkangan dan dapat menyebabkan rasa nyeri serta pembengkakan.

5. Menjadi Tanda Masalah Kesehatan yang Lebih Serius

Jika seseorang selalu harus mengejan agar bisa buang air kecil, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan seperti batu saluran kemih, penyempitan uretra, atau gangguan prostat.

Karena itu, kebiasaan ini tidak boleh diabaikan. Jika aliran urine terasa lemah, sering terputus-putus, atau harus mengejan agar keluar, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

BACA JUGA: 5 Jenis Najis Ini Dimaafkan karena Kadarnya Sedikit

Buang air kecil seharusnya terjadi secara alami tanpa perlu dipaksa. Kebiasaan ngeden saat BAK pada laki-laki bukan hanya membuat proses kencing tidak nyaman, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan jika dibiarkan terus-menerus.

Menjaga kesehatan saluran kemih, cukup minum air putih, serta memeriksakan diri ketika muncul gangguan kencing merupakan langkah penting untuk mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *