Tidur Ngiler Terus, Tanda Apa Ini?

5 Min Read
Foto: Freepik

PERNAHKAH Anda bangun tidur lalu mendapati bantal dalam keadaan basah karena air liur? Sesekali mengalami ngiler saat tidur sebenarnya adalah hal yang cukup normal. Namun, jika hampir setiap kali tidur Anda mengalami ngiler berlebihan, mungkin muncul pertanyaan: apakah ini pertanda kondisi tertentu?

Kabar baiknya, dalam banyak kasus, tidur ngiler bukanlah sesuatu yang berbahaya. Meski begitu, kebiasaan ini bisa menjadi petunjuk bahwa ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Mengapa Kita Bisa Ngiler Saat Tidur?

Saat tidur, otot-otot tubuh menjadi lebih rileks, termasuk otot di sekitar mulut dan rahang. Ketika posisi tidur memungkinkan mulut sedikit terbuka, air liur yang terus diproduksi oleh kelenjar ludah dapat keluar dan menetes ke bantal.

Produksi air liur sebenarnya tetap berlangsung meskipun kita sedang tidur. Jika air liur tidak tertelan dengan baik atau posisi kepala membuatnya mengalir keluar, maka terjadilah ngiler.

Karena itu, sesekali ngiler saat tidur bukanlah tanda penyakit tertentu.

BACA JUGA:  Jangan Normalisasi Tidur di Atas Jam 10 Malam, Ini Alasannya

Posisi Tidur Bisa Menjadi Penyebab Utama

Salah satu penyebab paling umum dari kebiasaan ngiler adalah posisi tidur.

Orang yang tidur miring atau tengkurap cenderung lebih sering mengalami ngiler dibandingkan mereka yang tidur telentang. Hal ini terjadi karena gravitasi membuat air liur lebih mudah keluar dari mulut.

Jika Anda sering bangun dengan bantal basah, coba perhatikan posisi tidur Anda. Bisa jadi kebiasaan tersebut menjadi penyebab utama.

Hidung Tersumbat Membuat Mulut Lebih Sering Terbuka

Ketika hidung tersumbat akibat flu, pilek, sinusitis, atau alergi, seseorang biasanya akan bernapas melalui mulut saat tidur.

Mulut yang terbuka dalam waktu lama membuat air liur lebih mudah keluar. Karena itu, banyak orang mengalami ngiler lebih sering ketika sedang pilek atau mengalami gangguan pernapasan.

Jika ngiler muncul bersamaan dengan hidung tersumbat, kemungkinan besar penyebabnya berasal dari masalah saluran napas tersebut.

https://s.shopee.co.id/1VvbPEdinu

Produksi Air Liur yang Berlebihan

Pada sebagian orang, tubuh memang menghasilkan air liur dalam jumlah lebih banyak dibandingkan biasanya.

Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti gangguan lambung, infeksi pada mulut, efek samping obat tertentu, atau iritasi pada gigi dan gusi.

Ketika produksi air liur meningkat, kemungkinan ngiler saat tidur juga menjadi lebih besar.

Bisa Berkaitan dengan Gangguan Tidur

Dalam beberapa kasus, ngiler berlebihan saat tidur dapat berkaitan dengan gangguan tidur tertentu, salah satunya adalah sleep apnea.

Sleep apnea merupakan kondisi ketika pernapasan berhenti sesaat berulang kali selama tidur. Penderitanya sering mendengkur keras, terbangun berkali-kali pada malam hari, dan merasa mengantuk meskipun sudah tidur cukup lama.

Ngiler bukanlah gejala utama sleep apnea, tetapi sering ditemukan bersamaan dengan kondisi tersebut.

Jika Anda mengalami ngiler yang disertai dengkuran berat, napas tersengal saat tidur, atau rasa lelah berlebihan di siang hari, ada baiknya berkonsultasi dengan tenaga medis.

Kapan Harus Waspada?

Tidur ngiler umumnya tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, sebaiknya Anda lebih waspada jika kondisi ini disertai gejala lain seperti:

Sulit menelan makanan atau minuman.
Wajah terasa lemah atau kebas.
Gangguan bicara.
Dengkuran yang sangat keras.
Sering terbangun karena sesak napas.
Air liur keluar berlebihan bahkan saat terjaga.

Gejala-gejala tersebut bisa mengarah pada masalah kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Ini Sebabnya Jangna Main HP sebelum Tidur

Cara Mengurangi Kebiasaan Ngiler Saat Tidur

Beberapa langkah sederhana yang dapat dicoba antara lain:

Tidur dengan posisi telentang.
Menjaga kebersihan hidung agar tidak tersumbat.
Mengobati alergi atau pilek yang sedang dialami.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Menghindari kelelahan berlebihan sebelum tidur.
Memeriksakan diri jika terdapat gangguan tidur seperti mendengkur berat.

Perubahan kecil pada kebiasaan tidur sering kali sudah cukup membantu mengurangi masalah ngiler.

Kesimpulan

Tidur ngiler terus-menerus umumnya bukan tanda penyakit berbahaya. Penyebab paling sering adalah posisi tidur, mulut yang terbuka saat tidur, atau hidung yang tersumbat sehingga seseorang bernapas melalui mulut. Namun, pada beberapa kasus, ngiler berlebihan juga dapat berkaitan dengan produksi air liur yang meningkat atau gangguan tidur tertentu.

Jika ngiler hanya terjadi sesekali, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Namun, bila disertai gejala lain seperti sulit bernapas saat tidur, mendengkur berat, atau gangguan menelan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah yang sesuai untuk meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *