Boleh Gak Sih Membaca Doa setelah Shalat dengan Bahasa Indonesia?

M Hasbi Maulana
4 Min Read
Foto: Freepik

SETELAH selesai shalat, banyak orang melanjutkan dengan berdoa.

Ada yang membaca doa dalam bahasa Arab.

Ada juga yang ingin menyampaikan permohonannya menggunakan bahasa Indonesia.

Misalnya meminta kesehatan.

Memohon rezeki.

Meminta perlindungan untuk keluarga.

Atau mencurahkan masalah yang sedang dihadapi.

Lalu, bagaimana hukumnya?

BACA JUGA: Bolehkah Berdoa Hanya untuk Meminta Hal Duniawi?

Doa Tidak Harus Selalu Panjang

Doa merupakan bentuk permohonan seorang hamba kepada Allah.

Allah SWT berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghafir: 60)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa seorang Muslim dianjurkan untuk berdoa kepada Allah.

Tidak harus menggunakan doa yang panjang.

Tidak harus selalu menghafal banyak doa.

Yang penting adalah memohon kepada Allah dengan penuh keyakinan dan ketulusan.

Bagaimana Jika Menggunakan Bahasa Indonesia?

Jika seseorang sudah selesai shalat dan kemudian berdoa di luar bagian shalat, pada dasarnya ia dapat berdoa menggunakan bahasa yang ia pahami.

Termasuk bahasa Indonesia.

Misalnya:

“Ya Allah, ampuni dosa saya.”

“Ya Allah, sehatkan kedua orang tua saya.”

“Ya Allah, mudahkan pekerjaan saya.”

“Ya Allah, berikan keberkahan kepada keluarga saya.”

https://s.shopee.co.id/gQRjbvO8C

Doa seperti ini merupakan permohonan kepada Allah.

Bahkan memahami makna doa juga penting.

Sebab, seseorang seharusnya mengetahui apa yang sedang ia minta kepada Allah.

Berdoa dengan Bahasa yang Dipahami

Tidak semua Muslim menguasai bahasa Arab.

Jika seseorang hanya berdoa dalam bahasa Arab tanpa memahami maknanya, bisa saja ia kurang menghayati permohonannya.

Menggunakan bahasa yang dipahami dapat membantu seseorang lebih fokus dan khusyuk dalam berdoa.

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang juga dapat mengadu kepada Allah menggunakan bahasa yang ia kuasai.

Allah mengetahui seluruh bahasa manusia.

Allah mengetahui apa yang diucapkan.

Bahkan Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati.

Tetapi Ada Perbedaan dengan Doa di Dalam Shalat

Hal yang perlu diperhatikan adalah membedakan doa setelah shalat dengan doa ketika masih berada di dalam shalat.

Masalah bahasa dalam doa ketika shalat memiliki pembahasan fikih yang lebih rinci.

Para ulama memiliki perincian mengenai penggunaan bahasa selain Arab dalam shalat.

Karena itu, jika masih berada dalam rangkaian shalat, sebaiknya mengikuti tuntunan dan pendapat ulama yang menjadi pegangan.

Adapun setelah salam dan shalat telah selesai, seseorang memiliki ruang yang lebih luas untuk berdoa.

Ia dapat membaca doa-doa yang diajarkan Nabi ﷺ.

Kemudian dapat melanjutkannya dengan permohonan pribadi menggunakan bahasa yang dipahami.

Jangan Lupakan Doa yang Diajarkan Nabi

Walaupun boleh berdoa menggunakan bahasa Indonesia setelah shalat, bukan berarti doa dari Rasulullah ﷺ harus ditinggalkan.

Justru doa-doa Nabi memiliki keutamaan karena berisi permohonan yang sangat baik.

Misalnya memohon ampunan.

Memohon keselamatan.

Memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Rasulullah ﷺ juga mengajarkan banyak doa kepada para sahabat.

Karena itu, belajar doa-doa dari Al-Qur’an dan hadis tetap sangat dianjurkan.

Doa Adalah Bentuk Kedekatan dengan Allah

Jangan merasa harus menggunakan kata-kata yang indah ketika berdoa.

Allah tidak membutuhkan bahasa yang rumit.

Yang penting adalah ketulusan.

BACA JUGA: Berdoa tapi Tidak Memuji Allah Terlebih Dahulu, Apakah Boleh?

Seseorang bisa berdoa dengan kalimat sederhana.

Bahkan ketika sedang sedih, ia bisa berkata:

“Ya Allah, saya sedang kesulitan. Tolong saya.”

Doa sederhana seperti itu dapat menjadi bentuk penghambaan kepada Allah.

Kesimpulan

Jadi, boleh berdoa setelah shalat menggunakan bahasa Indonesia, terutama ketika shalat sudah selesai dan seseorang sedang menyampaikan permohonan pribadi kepada Allah.

Namun, doa-doa yang berasal dari Al-Qur’an dan sunnah tetap sangat baik untuk dipelajari dan diamalkan.

Yang terpenting bukan hanya bahasanya.

Tetapi hati yang ikhlas, penuh harap, dan yakin bahwa Allah mendengar setiap doa hamba-Nya. []

 

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *