Bagian Otot Terasa Sakit Sehabis Olahraga Berat, Pertanda Baik atau Buruk?

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

OLAHRAGA merupakan aktivitas penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, sering kali setelah melakukan olahraga berat, seseorang merasakan nyeri atau pegal pada bagian otot tertentu. Kondisi ini biasanya menimbulkan pertanyaan: apakah rasa sakit tersebut pertanda baik karena otot sedang berkembang, atau justru menjadi sinyal buruk yang harus diwaspadai?

Mengapa Otot Terasa Sakit Setelah Olahraga?

Nyeri otot setelah olahraga, terutama olahraga berat atau yang belum biasa dilakukan, dikenal dengan istilah DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness). Rasa sakit ini umumnya muncul 12–24 jam setelah latihan, dan bisa bertahan hingga 48–72 jam. DOMS terjadi karena adanya mikro-robekan pada serat otot akibat beban fisik yang lebih besar dari biasanya.

Mikro-robekan ini sebenarnya merupakan hal wajar dan menjadi bagian dari proses adaptasi tubuh. Setelah robekan kecil terjadi, tubuh akan memperbaiki jaringan otot tersebut dan menjadikannya lebih kuat serta lebih tahan terhadap beban di masa mendatang. Inilah alasan mengapa banyak ahli menganggap rasa sakit otot setelah olahraga adalah tanda baik dari proses peningkatan kebugaran.

BACA JUGA: Lari, Olahraga Sederhana tapi Besar Manfaatnya, Lho!

Pertanda Baik: Proses Adaptasi Tubuh

Jika rasa sakit otot yang dialami masih tergolong ringan hingga sedang, biasanya ini merupakan pertanda baik. Tubuh sedang beradaptasi dengan pola latihan baru atau intensitas yang lebih tinggi. Beberapa manfaat dari kondisi ini antara lain:

1- Meningkatkan kekuatan otot karena proses perbaikan jaringan menjadikan otot lebih padat dan tahan lama.

2- Meningkatkan stamina karena tubuh terbiasa menghadapi beban latihan.

3- Membakar kalori lebih banyak akibat peningkatan metabolisme pasca latihan.

Dalam hal ini, rasa sakit bisa dianggap normal dan justru menandakan bahwa olahraga yang dilakukan efektif memberikan tantangan pada tubuh.

https://s.shopee.co.id/9AMNV2PCRN

Pertanda Buruk: Jika Rasa Sakit Berlebihan

Namun, tidak semua rasa sakit setelah olahraga dapat dianggap baik. Ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai, antara lain:

1- Nyeri yang sangat parah dan tidak hilang setelah 3–4 hari.

2- Pembengkakan otot berlebihan disertai rasa panas.

3- Nyeri sendi yang tajam atau menusuk.

4- Kesulitan bergerak secara normal, misalnya tidak bisa menekuk atau meluruskan tangan/kaki.

Jika gejala tersebut terjadi, kemungkinan besar bukan hanya DOMS biasa, melainkan cedera otot, keseleo, atau peradangan serius. Pada kondisi ini, istirahat yang cukup, kompres dingin, dan pemeriksaan medis sangat dianjurkan.

Cara Mengurangi Nyeri Otot Setelah Olahraga

Untuk mengurangi rasa sakit otot setelah olahraga berat, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:

1. Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah olahraga.

2. Tingkatkan intensitas secara bertahap, jangan langsung berlebihan.

BACA JUGA: 8 Olahraga yang Cocok untuk Orang 40 Tahun ke Atas

3. Penuhi kebutuhan cairan agar metabolisme otot tetap optimal.

4. Konsumsi makanan bergizi tinggi protein untuk membantu regenerasi otot.

5. Berikan waktu istirahat cukup agar otot dapat pulih dengan baik.

Kesimpulan

Rasa sakit otot setelah olahraga berat bisa menjadi pertanda baik bila masih dalam taraf wajar, karena itu bagian dari proses adaptasi dan penguatan otot. Namun, jika nyeri berlangsung terlalu lama, terasa berlebihan, atau disertai gejala serius, hal tersebut bisa menjadi pertanda buruk berupa cedera atau gangguan pada otot.

Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa lebih bijak dalam menjaga kesehatan tubuh sekaligus memaksimalkan manfaat olahraga.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *