SUATU hari, seorang wanita yang tidak dikenal datang menemui Abdullah bin Ja‘far untuk suatu keperluan. Tanpa banyak bertanya, Abdullah bin Ja‘far memberinya harta dalam jumlah besar.
Melihat hal itu, salah seorang sahabat yang berada di dekatnya merasa heran. Ia berkata,
“Anda bahkan belum mengenal wanita itu. Seandainya diberi sedikit saja, tentu ia sudah merasa sangat bahagia.”
Abdullah bin Ja‘far mendengar perkataan itu, lalu menjawab dengan tenang,
“Jika dia sudah merasa senang dengan pemberian yang sedikit, maka aku hanya merasa senang dengan pemberian yang banyak—meskipun aku belum mengenalnya.”
Ia kemudian menambahkan,
“Akulah yang paling memahami diriku sendiri.”
Bagi Abdullah bin Ja‘far, kebahagiaan bukan terletak pada seberapa sedikit yang cukup bagi orang lain, melainkan pada seberapa besar ia mampu memberi dengan lapang hati. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
