Hukum Wanita yang Suka Menunda Mandi Besar setelah Haid

Dini Koswarini
2 Min Read
Foto: Freepik

HAID adalah ketetapan Allah bagi wanita dan memiliki hukum-hukum syariat yang jelas. Salah satu kewajiban setelah haid selesai adalah mandi besar (mandi wajib) agar seorang wanita kembali suci dan dapat melaksanakan ibadah tertentu.

Kapan Haid Dinyatakan Selesai

Haid dianggap selesai apabila darah benar-benar berhenti dan keluar tanda suci. Tanda suci itu bisa berupa cairan putih (al-qushshah al-baidha’) atau keringnya tempat keluarnya darah. Jika tanda ini telah tampak, maka saat itu pula kewajiban mandi besar berlaku.

BACA JUGA: Apa Ciri-ciri Darah Haid Tidak Sehat? Perempuan Harus Tahu!

Hukum Menunda Mandi Besar

Pada asalnya, menunda mandi besar setelah haid tidak berdosa selama belum masuk waktu ibadah yang mensyaratkan suci, seperti shalat atau puasa. Namun, jika penundaan tersebut menyebabkan terlewatnya shalat wajib, maka hukumnya haram dan berdosa, karena shalat wajib harus dikerjakan tepat waktu dalam keadaan suci.

Pendapat Ulama

Para ulama menjelaskan bahwa mandi besar menjadi wajib segera ketika seorang wanita hendak melaksanakan ibadah yang mensyaratkan thaharah. Imam An-Nawawi rahimahullah menyebutkan bahwa menunda mandi junub atau haid hingga keluar waktu shalat tanpa uzur adalah perbuatan tercela dan berdosa.

https://shopee.co.id/product/146266274/19989707042?affiliate_seller_voucher_token=8bCnE5QAm6iR2WjyYue2wtRa9DCMLatZPgassd7jTy&gads_t_sig=VTJGc2RHVmtYMTlxTFVSVVRrdENkWVp3RFo3Mkw5czd4Z0hzdEF1WVFibmRNdmxzQ1libytWb1EyM01Ja0JSaG8rc1VQKzNRMklnUVFNQWR1MTE3WU5GWXAxd1VxWThXWS96dnI0QmhJbXREQWVIcjg4eW1ZU3ZVeXdKcWZlakhPaFptU2d3eVE1azBpTlVHN2VyaytNeEF2d3pmU2ZkajR3Uk41UHhhdVpvPQ&mmp_pid=an_11336250108&uls_trackid=54kctt0m00ko&utm_campaign=id_9GGGTm4ed7&utm_content=----&utm_medium=affiliates&utm_source=an_11336250108&utm_term=e8zwqcxepm8t

Dampak Penundaan Mandi

Menunda mandi besar tanpa alasan syar’i dapat menyebabkan:

  • Terlambat atau tertinggal shalat wajib
  • Kehilangan keutamaan beribadah di awal waktu
  • Lalai dari menjaga kesucian yang diperintahkan syariat
  • Menghambat keinginan suami untuk bermesraan (bagi yang sudah menikah)

BACA JUGA:  Yang Tidak Boleh Dilakukan ketika Badan Masih dalam Keadaan Junub alias Belum Mandi Besar

Batasan Penundaan yang Dibolehkan

Penundaan mandi besar dibolehkan jika ada kebutuhan atau uzur, seperti:

  1. Menunggu air atau alat mandi
  2. Kondisi lelah berat atau sakit
  3. Waktu malam dan ingin beristirahat, selama tidak melewatkan shalat

Kesimpulan

Menunda mandi besar setelah haid boleh jika tidak menyebabkan terlewatnya kewajiban ibadah. Namun, jika penundaan itu membuat shalat wajib ditinggalkan atau diakhirkan hingga keluar waktunya, maka hukumnya haram dan berdosa. Seorang muslimah dianjurkan untuk segera bersuci agar dapat kembali beribadah dan menjaga kedekatan dengan Allah. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *