SETIAP datang bulan Ramadhan, pertanyaan tentang tata cara shalat tarawih selalu muncul. Salah satunya: bolehkah shalat tarawih dilakukan 4 rakaat langsung 4 rakaat, tanpa salam di setiap 2 rakaat?
Mari kita bahas dengan tenang dan berdasarkan dalil.
Hadits Nabi ﷺ Tentang Shalat Malam
Dalam hadits shahih, Muhammad ﷺ bersabda:
“Shalat malam itu dua rakaat dua rakaat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan tata cara umum shalat malam, termasuk tarawih, yaitu dikerjakan dua rakaat lalu salam, kemudian dua rakaat lagi.
Karena tarawih termasuk bagian dari qiyam Ramadhan (shalat malam di bulan Ramadhan), maka ia mengikuti kaidah tersebut.
BACA JUGA: Para “Pencuri” Ramadhan, Siapa Saja Mereka?
Lalu Bagaimana dengan 4 Rakaat Sekaligus?
Sebagian orang berdalil dengan hadits tentang shalat malam Nabi ﷺ yang disebutkan oleh ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa beliau shalat 4 rakaat, lalu 4 rakaat lagi, dan jangan tanya tentang bagus dan panjangnya.
Namun, para ulama seperti Imam An-Nawawi dan Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa yang dimaksud “4 rakaat” dalam hadits tersebut bukan berarti 4 rakaat dengan satu salam, tetapi 2 rakaat salam, 2 rakaat salam — hanya saja disebutkan sekaligus karena panjang dan bagusnya.
Ini dikuatkan oleh hadits “shalat malam itu dua rakaat dua rakaat” yang bersifat jelas dan tegas dalam tata caranya.
Apakah Jika 4 Rakaat Sekali Salam Tidak Sah?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa yang lebih sesuai sunnah adalah dua rakaat dua rakaat.
Namun, jika seseorang shalat malam 4 rakaat sekali salam, sebagian ulama membolehkannya dan tetap sah, hanya saja itu tidak sesuai dengan cara yang paling utama dan paling mengikuti petunjuk Nabi ﷺ.
Artinya:
Yang paling sesuai sunnah: 2 rakaat salam, 2 rakaat salam.
4 rakaat sekali salam: sah menurut sebagian pendapat, tetapi menyelisihi yang lebih utama.
BACA JUGA: Shalat Tarawih, 11 ataukah 23 Rakaat?
Sikap Terbaik di Bulan Ramadhan
Ramadhan bukan bulan untuk memperdebatkan hal yang masih ada ruang ijtihad di dalamnya. Jika di masjid Anda tarawihnya dua-dua, ikuti imam. Jika ada yang berbeda, jangan mudah menyalahkan.
Yang lebih penting adalah:
- Khusyuknya hati
- Panjangnya berdiri
- Banyaknya tilawah
- Dan menjaga persatuan kaum muslimin
Karena inti tarawih bukan pada teknis angka, tetapi pada kualitas ibadah.
Kalau ingin aman dan paling sesuai sunnah, ambillah yang jelas dalilnya: dua rakaat dua rakaat.
Fokuslah memperbaiki kualitas shalatmu, bukan sekadar menghitung rakaatnya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

