Tata Cara Shalat Ghaib yang Jarang Diketahui Muslim

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

SHALAT ghaib adalah shalat jenazah yang dilakukan ketika jenazah tidak berada di hadapan orang yang menshalatkannya. Biasanya dilakukan untuk kaum Muslimin yang meninggal di tempat jauh, tidak sempat dishalatkan, atau tidak diketahui keberadaannya.

Dalil utama shalat ghaib adalah ketika Nabi Muhammad ﷺ menshalatkan Raja Najasyi (penguasa Habasyah) yang wafat di negerinya.

Kapan Shalat Ghaib Dilakukan?

Tidak semua orang yang meninggal dishalatkan secara ghaib. Ada beberapa kondisi yang menjadi dasar pelaksanaannya:

BACA JUGA: 5 Hal Ghaib yang Hanya Diketahui oleh Allah SWT

  1. Jenazah berada di tempat yang jauh
  2. Tidak ada yang menshalatkan di tempat wafatnya
  3. Jenazah sulit dihadirkan (misalnya hilang atau bencana)

Sebagian ulama juga berpendapat bahwa shalat ghaib dianjurkan untuk tokoh Muslim yang berjasa besar bagi umat.

Jumlah Rakaat dan Bentuk Shalat

Shalat ghaib tidak memiliki ruku’ dan sujud, sama seperti shalat jenazah pada umumnya.
Jumlahnya satu kali shalat dengan 4 takbir.

Tata Cara Shalat Ghaib

Berikut langkah-langkahnya:

1. Niat

Niat dilakukan di dalam hati. Tidak harus dilafalkan, namun boleh untuk membantu kekhusyukan.

Contoh niat:

“Saya niat shalat ghaib atas jenazah (nama) karena Allah Ta’ala.”

2. Takbir Pertama

  • Mengangkat tangan seperti takbiratul ihram
  • Membaca Al-Fatihah

3. Takbir Kedua

  • Membaca shalawat kepada Nabi ﷺ

Contoh:

Allahumma shalli ‘ala Muhammad…

4. Takbir Ketiga

  • Membaca doa untuk jenazah

Contoh doa:

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu…

5. Takbir Keempat

  • Membaca doa singkat, misalnya:

Allahumma la tahrimna ajrahu wa la taftinna ba’dahu

6. Salam

  • Salam seperti shalat biasa (ke kanan dan kiri)

https://s.shopee.co.id/10wN94gXf1

Hal yang Jarang Diketahui

1. Tidak Harus Berjamaah

Banyak yang mengira shalat ghaib harus berjamaah di masjid. Padahal, boleh dilakukan sendiri di rumah.

2. Tidak Perlu Menghadap Jenazah

Karena sifatnya ghaib, tidak ada posisi jenazah di depan. Cukup menghadap kiblat seperti shalat biasa.

3. Tidak Ada Adzan dan Iqamah

Shalat ghaib dilakukan tanpa adzan maupun iqamah.

4. Waktu Pelaksanaan Fleksibel

Bisa dilakukan kapan saja (selain waktu yang dilarang untuk shalat), tidak harus langsung setelah kematian.

5. Perbedaan Pendapat Ulama

Sebagian ulama berpendapat shalat ghaib hanya dilakukan jika jenazah belum dishalatkan. Namun ada juga yang membolehkan secara umum.

BACA JUGA: Jin, Ada Anaknya Kah?

Keutamaan Shalat Ghaib

  • Bentuk kepedulian kepada sesama Muslim
  • Mendapat pahala seperti mendoakan jenazah
  • Menguatkan ukhuwah Islamiyah

Shalat ghaib adalah amalan yang menunjukkan kasih sayang dan kepedulian antar sesama Muslim, meskipun terpisah jarak. Memahami tata cara yang benar akan membuat ibadah ini lebih sempurna dan sesuai tuntunan syariat.

Dengan mengetahui hal-hal yang jarang diketahui ini, diharapkan kaum Muslimin tidak ragu lagi dalam melaksanakan shalat ghaib ketika diperlukan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *