Hukum Tidak Membalas Chat WA dengan Sengaja, Apakah Diatur oleh Islam?

Dini Koswarini
3 Min Read
Foto: Pexels

DI zaman sekarang, komunikasi menjadi sangat mudah.
Pesan bisa dikirim dalam hitungan detik melalui WhatsApp dan media sosial lainnya.
Namun kemudahan ini juga melahirkan masalah baru.
Salah satunya adalah sengaja tidak membalas chat, padahal pesan sudah dibaca dan dipahami.

Lalu bagaimana Islam memandang hal seperti ini?
Apakah sengaja mendiamkan pesan orang lain termasuk dosa?

Islam Mengajarkan Adab dalam Berkomunikasi

Islam adalah agama yang sangat memperhatikan adab.
Bukan hanya dalam ucapan langsung, tetapi juga dalam cara berinteraksi dengan sesama manusia.

Membalas pesan dengan baik termasuk bagian dari menjaga hubungan dan menghormati orang lain.
Karena di balik sebuah chat, ada hati yang sedang menunggu jawaban.
Ada orang yang berharap dihargai melalui respons yang sederhana.

Allah ta’ala memerintahkan kaum muslimin untuk berkata yang baik dan memperlakukan orang lain dengan akhlak yang mulia.
Maka sengaja mengabaikan pesan tanpa alasan yang jelas bisa termasuk sikap yang tidak baik.

https://s.shopee.co.id/6fbi7nDfPz

Tidak Membalas karena Uzur Tidak Mengapa

Islam adalah agama yang realistis.
Tidak semua pesan harus langsung dibalas saat itu juga.

Seseorang mungkin sedang sibuk bekerja.
Sedang lelah.
Sedang tidak memegang ponsel.
Atau memang membutuhkan waktu untuk berpikir sebelum menjawab.

Hal seperti ini tentu tidak masalah.
Karena manusia memiliki keterbatasan dan kesibukan masing-masing.

Yang Menjadi Masalah adalah Sengaja Menyakiti

Jika seseorang sengaja tidak membalas chat untuk merendahkan, mempermainkan, atau membuat orang lain merasa tidak berharga, maka ini termasuk akhlak yang buruk.

Apalagi jika dilakukan kepada orang tua, pasangan, sahabat, atau orang yang memiliki hak untuk dihormati.
Sikap seperti ini bisa melukai hati dan merusak hubungan.

Rasulullah ﷺ mengajarkan agar seorang muslim tidak menyakiti muslim lainnya, baik dengan ucapan maupun sikap.
Kadang diam memang lebih baik daripada berkata buruk.
Tetapi diam yang disengaja untuk menyakiti juga bukan sikap yang terpuji.

BACA JUGA:  Scrolling HP di Ruangan Gelap, Ini Efeknya

Balaslah dengan Cara yang Baik

Tidak semua chat harus dibalas panjang.
Kadang jawaban singkat sudah cukup menunjukkan penghargaan kepada orang lain.

Jika sedang sibuk, katakan dengan jujur bahwa kita belum bisa membalas banyak.
Jika tidak ingin melanjutkan percakapan, sampaikan dengan sopan.

Akhlak mulia sering kali terlihat dari hal-hal kecil.
Termasuk dari cara seseorang membalas pesan dan menghargai perhatian orang lain.

Karena bisa jadi, satu balasan sederhana membuat hati seseorang merasa dihargai dan dimuliakan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *