Kenapa Sih Anabul Sering Bikin Jok Motor Rusak karena Dicakar-cakar?

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Freepik

BAGI pecinta anabul, melihat kucing kesayangan tidur santai di atas motor memang terasa lucu. Apalagi saat pagi atau sore hari, jok motor sering jadi tempat favorit mereka untuk rebahan. Namun di balik tingkah menggemaskan itu, banyak pemilik motor mulai kesal karena jok jadi rusak, sobek, hingga penuh bekas cakaran.

Masalah ini ternyata cukup umum terjadi. Kucing memiliki kebiasaan alami mengasah kuku dengan mencakar berbagai permukaan. Jok motor yang empuk dan agak hangat sering dianggap tempat nyaman untuk melakukan itu. Apalagi jika motor baru saja dipakai dan mesinnya masih terasa hangat, anabul biasanya makin betah berlama-lama di sana.

Cakaran kecil yang awalnya tampak sepele lama-lama bisa membuat permukaan jok mengelupas. Jika dibiarkan, sobekan kecil akan melebar karena terkena panas matahari, hujan, dan tekanan saat diduduki. Akibatnya jok motor terlihat kusam dan tidak nyaman dipakai.

https://s.shopee.co.id/1qYkXs10su

Selain mencakar, beberapa kucing juga suka meloncat naik turun dari motor. Kukunya yang tajam membuat permukaan jok cepat aus. Bahkan ada juga anabul yang menjadikan jok sebagai tempat bermain bersama kucing lain sehingga kerusakan makin cepat terjadi.

Sebenarnya anabul tidak bermaksud merusak. Mencakar adalah naluri alami mereka. Dengan mencakar, kucing menandai wilayah, meregangkan otot, sekaligus membersihkan kuku. Karena itu memarahi secara berlebihan bukan solusi yang tepat.

Ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi kebiasaan ini. Salah satunya dengan menutup jok menggunakan kain tambahan atau cover motor ketika parkir. Permukaan yang tertutup biasanya membuat kucing kurang tertarik mencakar.

Pemilik juga bisa menyediakan tempat khusus untuk anabul mengasah kuku, seperti scratching post atau alas kardus. Jika kebutuhan alaminya terpenuhi, kemungkinan mereka mencakar jok motor akan berkurang.

BACA JUGA: Berapa Biaya per Bulan yang Harus Dikeluarkan untuk Pemeliharaan Kucing?

Selain itu, hindari membiarkan motor terlalu lama terbuka di area yang sering jadi tempat berkumpul kucing. Jika memungkinkan, parkir di tempat tertutup atau gunakan sarung motor agar jok lebih aman.

Beberapa orang juga memakai aroma tertentu yang tidak disukai kucing, seperti aroma citrus ringan di sekitar motor. Namun penggunaannya harus hati-hati agar tidak mengganggu hewan maupun merusak material jok.

Pada akhirnya, menjaga jok motor tetap awet dan tetap menyayangi anabul sebenarnya bisa berjalan bersamaan. Yang dibutuhkan hanyalah sedikit perhatian dan solusi yang tepat. Dengan begitu, motor tetap nyaman dipakai dan anabul pun tetap bisa hidup aman tanpa dimarahi setiap hari. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *