Apa yang Terjadi Jika Seorang Muslim Meninggalkan Shalat Wajib 5 Waktu?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Islampos AI

SHALAT lima waktu merupakan ibadah yang paling utama setelah dua kalimat syahadat. Allah mewajibkan setiap Muslim yang baligh dan berakal untuk mendirikannya pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Karena itu, shalat bukan sekadar rutinitas harian, tetapi juga bentuk ketaatan dan hubungan langsung antara seorang hamba dengan Rabb-nya.

Lalu, apa yang terjadi jika seseorang meninggalkan shalat wajib lima waktu? Jawabannya sangat serius. Meninggalkan shalat bukanlah perkara ringan. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam kehidupan di dunia, tetapi juga memiliki konsekuensi di akhirat jika seseorang sengaja mengabaikannya tanpa alasan yang dibenarkan.

Oleh sebab itu, setiap Muslim perlu memahami pentingnya menjaga shalat agar tidak termasuk orang-orang yang lalai terhadap kewajiban yang paling mendasar ini.

BACA JUGA: Shalat Rawatib Dhuhur Ternyata Total 8 Rakaat?

Shalat Adalah Kewajiban yang Tidak Boleh Ditinggalkan

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)

Ayat ini menunjukkan bahwa shalat memiliki waktu yang telah ditetapkan. Seorang Muslim diperintahkan untuk mengerjakannya tepat waktu sesuai kemampuannya. Bahkan ketika sedang safar, sakit, atau dalam keadaan tertentu, Islam tetap memberikan kemudahan agar shalat tetap dapat dilaksanakan, bukan ditinggalkan.

Hal ini menunjukkan bahwa shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dibandingkan ibadah lainnya.

https://s.shopee.co.id/gODiEsGCE

Meninggalkan Shalat Termasuk Dosa Besar

Para ulama sepakat bahwa sengaja meninggalkan shalat karena malas merupakan dosa besar. Bahkan, sebagian ulama berpendapat bahwa orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja dapat terjatuh ke dalam kekufuran, berdasarkan sejumlah hadis Nabi ﷺ.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Perjanjian antara kami dengan mereka adalah shalat. Barang siapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Mayoritas ulama menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan betapa beratnya dosa meninggalkan shalat. Karena itu, seorang Muslim tidak boleh meremehkannya. Jika seseorang pernah meninggalkan shalat, hendaknya segera bertaubat kepada Allah dan mulai menjaga shalatnya dengan sungguh-sungguh.

Hati Menjadi Semakin Jauh dari Allah

Salah satu dampak yang sering dirasakan oleh orang yang meninggalkan shalat adalah hati menjadi keras dan jauh dari ketenangan. Shalat merupakan sarana untuk mengingat Allah. Ketika hubungan ini terputus, hati lebih mudah dipenuhi kegelisahan, kemalasan, dan kecenderungan melakukan maksiat.

Allah berfirman: “Dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (QS. Taha: 14)

Melalui shalat, seorang Muslim memperoleh ketenangan, harapan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Sebaliknya, ketika shalat ditinggalkan, seseorang kehilangan salah satu sumber ketenangan terbesar dalam hidupnya.

Amal yang Pertama Kali Dihisab

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa amalan pertama yang akan dihisab pada Hari Kiamat adalah shalat. Jika shalat seseorang baik, maka amalan lainnya memiliki peluang besar untuk diterima. Namun jika shalatnya rusak, maka amalan lainnya juga ikut terancam.

Beliau bersabda: “Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa’i)

Hadis ini menunjukkan bahwa shalat menjadi ukuran penting dalam kehidupan seorang Muslim. Karena itu, menjaga shalat berarti menjaga pondasi seluruh amal ibadah lainnya.

Renungan, Bahaya Menunda Taubat, Dosa Kecil, Ramadhan, Kesendirian
Foto: Freepik

Jangan Menunda Taubat

Tidak sedikit orang yang berkata, “Nanti kalau sudah tua saya akan rajin shalat.” Padahal, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajal akan datang. Menunda taubat merupakan sikap yang sangat berbahaya.

Jika seseorang pernah lalai dalam shalat, pintu taubat masih terbuka selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat. Allah Maha Pengampun bagi hamba yang benar-benar menyesali dosanya dan bertekad untuk memperbaiki diri.

Mulailah dengan menjaga shalat lima waktu tepat pada waktunya. Jika terasa berat, mintalah pertolongan kepada Allah agar diberikan keistiqamahan. Sedikit demi sedikit, kebiasaan baik akan terbentuk.

BACA JUGA: Shalat Wajib Dilakukan Tapi Masih Main Riba, Bagaimana?

Meninggalkan shalat wajib lima waktu dengan sengaja merupakan dosa besar yang tidak boleh dianggap remeh. Selain mengurangi kedekatan dengan Allah, perbuatan ini juga dapat berdampak buruk bagi kehidupan dunia dan menjadi sebab beratnya hisab di akhirat. Shalat adalah kewajiban yang menjadi pembeda antara seorang Muslim yang taat dan mereka yang lalai terhadap perintah Allah.

Oleh karena itu, jagalah shalat dalam keadaan apa pun. Jangan menunggu waktu yang dianggap tepat untuk mulai memperbaiki diri. Selama Allah masih memberikan kesempatan hidup, selalu ada peluang untuk bertaubat, memperbaiki ibadah, dan kembali mendekat kepada-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa menjaga shalat dan istiqamah hingga akhir hayat.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *