HIDUP ini singkat, tapi ujian di dalamnya panjang. Kadang kita di atas, kadang di bawah. Kadang dompet tebal, kadang saldo tinggal seribu. Tapi di antara naik-turunnya hidup, ada hal-hal yang semestinya kita jaga — supaya hati tetap tenang dan martabat tetap terjaga. Para ulama salaf banyak memberi contoh tentang bagaimana menjaga diri di tiap keadaan. Yuk, kita bahas satu-satu.
1. Saat tidak punya uang, jangan merendahkan diri. Saat punya uang, jangan sombong.
Orang bijak berkata, “Uang itu seperti bayangan, kalau terlalu dikejar malah menjauh.”
Ketika dompet kering, jangan sampai kehormatan ikut kering juga. Ulama besar seperti Al-Hasan Al-Bashri pernah menasihati,
“Barang siapa yang merendahkan dirinya karena dunia, maka Allah akan menghinakannya di dunia dan akhirat.”
Artinya, jangan sampai karena ingin dianggap “berada”, kita rela menggadaikan harga diri. Tapi sebaliknya, ketika Allah beri rezeki, jangan mendadak tinggi hati.
Ibnul Qayyim menjelaskan, “Kesombongan adalah pakaian yang hanya pantas bagi Allah, bukan bagi makhluk.”
Jadi, kaya boleh, tapi tetap kalem. Jangan sampai rezeki yang seharusnya jadi nikmat malah jadi sebab celaka karena sombong.
2. Seberapa pun miskinnya, jangan berputus asa. Seberapa pun sulitnya, tetaplah tegar.
Putus asa itu tanda lupa bahwa Allah Maha Kaya.
Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah berkata,
“Jika kesulitan datang kepadamu, ingatlah bahwa Allah-lah yang menurunkannya, dan Dia pula yang sanggup menghilangkannya.”
Ulama salaf itu pantang menyerah, bukan karena mereka tak punya masalah, tapi karena mereka tahu siapa yang memegang solusi.
Ibn Mas’ud bahkan mengatakan, “Kegembiraan dalam tawakal lebih manis daripada hasil yang didapatkan.”
Artinya, yakin pada Allah itu sudah jadi ketenangan tersendiri, bahkan sebelum bantuan datang.
Jadi, kalau hidup sedang sulit — jangan menyerah, tapi bersandar.
3. Jika kaya, jangan pamer. Jika sedang terpuruk, jangan minder. Jika sukses, jangan angkuh.
Zaman sekarang, pamer itu mudah, cukup unggah foto dan kasih caption “simple life” tapi tangannya megang kunci mobil. 😅
Padahal, ulama salaf justru menjaga diri dari hal itu.
Sufyan Ats-Tsauri berkata, “Zuhud bukan berarti kamu tidak memiliki harta, tapi kamu tidak bergantung pada harta di hatimu.”
Jadi, bukan soal punya atau tidak punya, tapi soal bagaimana hati memandangnya.
Kalau sedang terpuruk, jangan minder. Karena Al-Fudhail bin ‘Iyadh bilang,
“Cukuplah kemuliaan bagi seseorang jika ia dikenal oleh Allah dalam ketaatannya, meski manusia tidak mengenalnya.”
Sukses sejati bukan diukur dari seberapa banyak orang mengenalmu, tapi seberapa banyak Allah ridha padamu.
4. Berhati-hatilah dalam berbicara, dan jangan berlebihan dalam segala hal.
Lidah ini ringan, tapi akibatnya bisa berat.
Umar bin Abdul Aziz pernah berkata, “Siapa yang banyak bicara, banyak pula salahnya. Siapa yang banyak salah, berkuranglah wibawanya.”
Dan benar saja, kadang satu kalimat bisa memperbaiki, tapi satu kalimat juga bisa menghancurkan hubungan, karier, bahkan amal.
Makanya, Imam Malik sering diam lebih banyak daripada berbicara. Ketika ditanya kenapa, beliau jawab,
“Aku tidak tahu mana dari kata-kataku yang akan mendatangkan ridha Allah atau murka-Nya.”
BACA JUGA: Kenapa Pengajian Kaum Salaf Semakin Banyak Sekarang Ini?
Berlebihan dalam apa pun — baik bicara, gaya hidup, atau makan — semuanya bisa menjerumuskan.
Allah SWT berfirman, “Janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A‘raf: 31)
Jadi, seperlunya saja. Bicara secukupnya, hidup sewajarnya, supaya hati tetap seimbang dan hidup tetap tenang.
Penutup
Para ulama salaf mengajarkan satu hal penting: harga diri dan ketenangan itu bukan datang dari banyaknya harta, tapi dari beningnya hati.
Jaga diri dari empat hal ini — jangan rendah diri, jangan sombong, jangan berputus asa, dan jangan berlebihan.
Karena hidup yang tenang bukan berarti tanpa masalah, tapi saat kita bisa tetap berakhlak baik di tengah segala keadaan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
