Status Hadis Doa “Allahumma Ballighna Ramadan”

Yudi
By Yudi
4 Min Read
Foto: Freepik

Riwayat dan Sumber Hadis

HADIS tentang doa “Allahumma bārik lanā fī Rajab wa Sya‘bān wa ballighnā Ramadhān” diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Imam Ahmad dalam Zawā`id al-Musnad (2346), ath-Thabarani dalam al-Awsath (3939), al-Baihaqi dalam asy-Syu‘ab (3534), dan Abu Nu‘aim dalam al-Hilyah (6/269). Jalur periwayatannya melalui Zaidah bin Abi ar-Ruqad, yang berkata: Ziyad an-Numairi telah menceritakan kepada kami, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Apabila bulan Rajab masuk, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya‘ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadan.”

Penilaian Sanad Hadis

Sanad hadis ini dinilai lemah (da‘if). Ziyad an-Numairi adalah perawi yang lemah. Ibnu Ma‘in menilainya sebagai perawi lemah. Abu Hatim berkata bahwa riwayatnya tidak dapat dijadikan hujah. Ibnu Hibban memasukkannya dalam kitab ad-Du‘afa dan menegaskan bahwa tidak boleh berhujah dengan riwayatnya. Hal ini disebutkan dalam Mizan al-I‘tidal (2/91).

Zaidah bin Abi ar-Ruqad bahkan lebih lemah daripada Ziyad an-Numairi. Abu Hatim menyatakan bahwa ia meriwayatkan hadis-hadis marfu‘ yang ganjil dari Ziyad an-Numairi, dari Anas, yang tidak dikenal kecuali melalui dirinya atau melalui Ziyad. Al-Bukhari berkata bahwa hadis-hadisnya mungkar. An-Nasa’i juga mengatakan hadis-hadisnya mungkar.

Dalam al-Kuna disebutkan bahwa ia tidak dapat dipercaya. Ibnu Hibban menyatakan bahwa ia meriwayatkan hadis-hadis ganjil dari perawi-perawi yang dikenal, dan riwayatnya tidak boleh dijadikan hujah atau dicatat kecuali sekadar sebagai contoh hadis lemah. Ibnu ‘Adiyy menyebutkan bahwa al-Miqdami dan lainnya meriwayatkan hadis-hadis yang tidak jelas darinya, dan sebagian hadisnya mengandung kejanggalan. Keterangan ini terdapat dalam Tahdzib at-Tahdzib (3/305–306).

Pendapat Para Ulama tentang Kelemahan Hadis

Hadis ini dinilai lemah oleh Imam an-Nawawi dalam al-Adzkar (hlm. 189) dan Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma‘arif (hlm. 121). Syaikh al-Albani juga mengklasifikasikannya sebagai hadis lemah dalam Da‘if al-Jami‘ (4395). Al-Haitsami berkata bahwa hadis ini diriwayatkan oleh al-Bazzar, namun dalam sanadnya terdapat Zaidah bin Abi ar-Ruqad. Al-Bukhari mengatakan bahwa hadisnya mungkar, dan sejumlah ulama menilainya sebagai perawi yang tidak dikenal dengan baik. Keterangan ini disebutkan dalam Majma‘ az-Zawa’id (2/165).

Makna Hadis dan Waktu Pengamalan

Selain berstatus lemah, hadis ini juga tidak mengandung petunjuk bahwa doa tersebut dibaca khusus pada malam pertama bulan Rajab. Doa ini pada hakikatnya adalah permohonan keberkahan secara umum di bulan Rajab dan Sya‘ban, serta permohonan agar dipertemukan dengan bulan Ramadan. Permohonan semacam ini pada dasarnya boleh dilakukan, baik di bulan Rajab maupun sebelum masuk Rajab.

BACA JUGA:  Hukum Berdoa dengan Bahasa Sendiri

Bolehkah Membaca Doa “Allahumma Ballighna Ramadan”?

Adapun seorang Muslim berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan bulan Ramadan, maka tidak ada larangan dalam hal tersebut.

Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata bahwa Mu‘alla bin al-Fadhl mengatakan: Para ulama salaf dahulu berdoa kepada Allah selama enam bulan agar dipertemukan dengan bulan Ramadan, lalu mereka berdoa selama enam bulan berikutnya agar amalan Ramadan mereka diterima. Yahya bin Abi Katsir berkata bahwa salah satu doa mereka adalah, “Ya Allah, selamatkanlah aku hingga Ramadan, selamatkan Ramadan untukku, dan terimalah amalku di dalamnya.” Keterangan ini terdapat dalam Lathaif al-Ma‘arif (hlm. 148).

Dan Allah Maha Mengetahui. []

REFERENSI: ISLAMQA

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *