DARI total sekitar 240 juta umat Islam di Indonesia pada tahun 2025, berbagai studi dan survei menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-Quran masih menjadi tantangan nyata bagi sebagian besar umat Muslim di Tanah Air.
Data dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyebut bahwa sekitar 65 persen umat Islam di Indonesia masih tidak bisa membaca Al-Quran, sehingga hanya sekitar 35 persen yang bisa membaca Al-Quran secara dasar.
Kalau kita aplikasikan angka ini ke total sekitar 240 juta Muslim:
35% × 240.000.000 ≈ 84.000.000 orang
Artinya sekitar 84 juta umat Islam di Indonesia mampu membaca Al-Quran secara dasar, sementara sisanya kurang atau belum mampu secara baik.
Data Tambahan dari Survei Literasi Al-Quran
Selain angka di atas, survei resmi yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI juga menunjukkan:
Sekitar 61,51 persen masyarakat dapat mengenali huruf dan tanda baca Al-Quran,
Sekitar **59,92 persen dapat membaca huruf menjadi kata, dan
Sekitar 48,96 persen dapat membaca ayat Al-Quran dengan lancar,
Hanya 44,57 persen yang mampu membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid dasar dengan baik.
Ini berarti bahwa meskipun ada sebagian orang yang bisa membaca huruf-huruf Al-Quran atau kata secara sederhana, jumlah yang mampu membaca dengan lancar dan sesuai kaidah tajwid jauh lebih sedikit dibanding yang sekadar “bisa baca huruf”.
Bagaimana Memahami Angka-Angka Ini?
Kemampuan membaca Al-Quran tidak hanya soal huruf, tetapi juga soal kelancaran, pemahaman makna, serta bacaan dengan tajwid yang benar.
Kisaran data menunjukkan tantangan besar dalam literasi Al-Quran:
Sekitar ~35% umat Islam mampu membaca secara dasar (35% dari total Muslim) menurut DMI.
Survei Kemenag memberi gambaran yang lebih rinci tentang tingkat keterampilan membaca yang berbeda — dari pengenalan huruf hingga bacaan lancar.
Dengan demikian, dari sekitar 240 juta umat Islam di Indonesia, angka mereka yang benar-benar lancar dan memahami bacaan Al-Quran sesuai tajwid kemungkinan tidak lebih dari setengahnya — sementara banyak yang masih dalam tahap belajar atau pengenalan huruf.
BACA JUGA: Rakyat Indonesia 87 Persen Muslim, tapi Berapa yang Benar-Benar Menjaga Shalat Lima Waktu?
Kesimpulan
Sekitar 84 juta umat Islam di Indonesia diketahui mampu membaca Al-Quran secara dasar, jika angka 35% diterapkan pada populasi 240 juta Muslim.
Namun, kemampuan membaca yang lancar dan sesuai kaidah tajwid cenderung lebih rendah — berkisar antara 44–60 persen dalam aspek keterampilan tertentu, tergantung pada jenis kefasihan yang diukur.
Data-data ini menunjukkan bahwa literasi Al-Quran di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, meskipun negara ini memiliki komunitas Muslim terbesar di dunia, dan menggarisbawahi perlunya pendidikan dan program bacaan Al-Quran yang lebih intensif dan efektif. []
IJIRCS | UMPO JOURNAL
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

