UMAR bin Khattab dan Ubay bin Ka‘ab pernah menghadap Rasulullah ﷺ. Keduanya mengajukan pertanyaan yang sama, namun dari sudut yang berbeda.
“Wahai Rasulullah,” tanya mereka, “siapakah orang yang paling berakal?”
Rasulullah ﷺ menjawab,
“Orang yang bijaksana.”
Mereka kembali bertanya,
“Siapakah orang yang paling baik ibadahnya?”
Rasulullah ﷺ menjawab,
“Orang yang bijaksana.”
Lalu mereka bertanya lagi,
“Siapakah manusia yang paling mulia?”
Beliau tetap menjawab,
“Orang yang bijaksana.”
Maka menjadi jelas bahwa ukuran akal, ibadah, dan kemuliaan berpangkal pada satu sifat: kebijaksanaan.
Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ menjelaskan makna kebijaksanaan itu dengan bersabda:
“Orang yang bijaksana adalah orang yang beriman kepada Allah, membenarkan Rasul-Nya, dan menaati perintah-perintah-Nya.” []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE




