Bacalah Terus Al-Quran

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

SAUDARAKU, dalam hiruk-pikuk dunia yang kian bising, sering kali kita lupa pada suara yang paling menenangkan: lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. Kita sibuk mengejar kabar terbaru, mengejar angka-angka, mengejar pujian manusia.

Namun, jiwa kita perlahan kering, hati kita pelan-pelan retak. Padahal, di rak rumah kita, ada kitab yang tak pernah letih menunggu untuk dibuka. Al-Qur’an tidak menuntut banyak, ia hanya meminta hati yang mau mendekat, walau sebentar.

BACA JUGA: Saudaraku, Jika Tidak Ada Orang yang Menolongmu dalam Kesulitan

Saudaraku, membaca Al-Qur’an bukan hanya soal melafalkan huruf, tetapi meneguk cahaya. Setiap ayat adalah obat. Setiap huruf adalah penenang. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah pernah berkata, “Tidak ada sesuatu yang lebih bermanfaat bagi hati selain membaca Al-Qur’an dengan tadabbur dan penghayatan.” Hati yang lelah karena dosa, letih karena kegelisahan, akan menemukan istirahatnya ketika kembali kepada kalam Allah.

Bacalah Al-Qur’an di saat lapangmu, agar ia mengenalmu di saat sempitmu. Bacalah ketika hatimu tenang, agar ia menopangmu ketika badai datang. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Orang-orang sebelum kalian memandang Al-Qur’an sebagai surat dari Rabb mereka, maka mereka pun mentadabburinya di malam hari dan mengamalkannya di siang hari.” Saudaraku, betapa jauhnya kita dari cara pandang itu. Kita sering membaca tanpa merasa sedang diajak bicara oleh Allah.

Saudaraku, jangan tunggu sempurna untuk mulai membaca Al-Qur’an. Jangan menunggu hati bersih baru membuka mushaf. Justru dengan membacanya, Allah akan membersihkan hatimu. Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata, “Jika engkau ingin Allah berbicara kepadamu, maka bacalah Al-Qur’an.” Maka, bukalah mushaf itu, walau hanya satu halaman. Dekaplah ia walau sebentar. Langit akan mencatat langkah kecilmu itu sebagai langkah besar menuju-Nya.

BACA JUGA: Saudaraku, tentang Rezeki, Jangan Harap pada Manusia, Mintalah pada Rabb-mu di Akhir Malam

Boleh jadi kita tidak mampu menghafal banyak, tidak pula mampu memahami semua makna. Namun, Allah menilai keistiqamahan, bukan semata jumlah. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling terus-menerus walau sedikit. Saudaraku, satu halaman setiap hari, satu waktu yang kau sisihkan khusus untuk Al-Qur’an, itu jauh lebih berharga daripada semangat besar yang hanya bertahan sesaat.

Maka, Saudaraku, bacalah terus Al-Qur’an. Jadikan ia sahabat setiamu dalam sepi. Jadikan ia penuntunmu dalam gelap. Jadikan ia pengingatmu saat dunia mulai menipu. Kelak, di hari ketika kaki-kaki gemetar dan dada-dada dipenuhi penyesalan, Al-Qur’an akan datang sebagai pemberi syafaat. Ia akan berkata, “Ya Rabb, ia dahulu membacaku.” Dan semoga, saat itu, nama kita termasuk di antara mereka yang diselamatkan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *