DI tengah perkembangan zaman yang semakin modern, praktik perdukunan ternyata masih banyak dipercaya. Tidak sedikit orang yang datang kepada dukun untuk mencari solusi—mulai dari masalah ekonomi, jodoh, kesehatan, hingga balas dendam.
Padahal dalam ajaran Islam, mempercayai dukun bukan hanya kesalahan biasa, tetapi termasuk perbuatan yang sangat berbahaya, baik bagi kehidupan dunia maupun akhirat.
1. Merusak Akidah dan Keimanan
Dampak paling besar dari percaya kepada dukun adalah rusaknya akidah. Ketika seseorang meyakini bahwa dukun memiliki kekuatan gaib yang bisa menentukan nasib, maka secara tidak langsung ia telah menggeser kepercayaan kepada Allah.
Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa hanya Allah yang mengetahui perkara gaib. Ketika seseorang bergantung kepada dukun, ia telah membuka pintu kesyirikan—dosa terbesar dalam Islam.
BACA JUGA: Syirik Modern yang Tak Disadari Banyak Orang, Apa Itu?
2. Terjerumus ke Dalam Kesyirikan
Sebagian praktik perdukunan melibatkan bantuan jin atau makhluk halus. Ini sangat berbahaya, karena hubungan dengan makhluk gaib tersebut sering kali disertai syarat-syarat yang melanggar syariat.
Kesyirikan tidak hanya menghapus pahala, tetapi juga menjadi dosa yang sangat berat jika tidak segera ditaubati.
3. Ketergantungan yang Merusak Mental
Orang yang sudah percaya kepada dukun biasanya akan terus kembali. Setiap masalah selalu dibawa ke dukun, bukan diselesaikan dengan usaha dan doa.
Akibatnya:
- Mental menjadi lemah
- Tidak percaya diri
- Selalu bergantung pada hal mistis
Ini membuat seseorang kehilangan kendali atas hidupnya sendiri.
4. Kerugian Finansial
Tidak sedikit orang yang menghabiskan banyak uang untuk praktik perdukunan. Mulai dari “mahar”, ritual tertentu, hingga biaya konsultasi yang tidak sedikit.
Ironisnya, hasil yang didapat sering kali tidak nyata, bahkan memperparah keadaan.
5. Memicu Konflik dan Kezaliman
Dalam beberapa kasus, dukun digunakan untuk tujuan buruk seperti santet, pelet, atau balas dendam. Hal ini bisa memicu permusuhan, fitnah, bahkan kehancuran hubungan antar keluarga atau masyarakat.
Alih-alih menyelesaikan masalah, justru menambah dosa dan konflik.
6. Menjauh dari Jalan yang Benar
Ketika seseorang terbiasa mencari solusi instan melalui dukun, ia akan semakin jauh dari ajaran agama.
Padahal dalam Al-Hadits, Rasulullah ﷺ memperingatkan keras tentang bahaya mendatangi dukun. Bahkan disebutkan bahwa mempercayai perkataan dukun bisa menggugurkan keimanan.
7. Hidup Dipenuhi Ketakutan
Alih-alih mendapatkan ketenangan, orang yang percaya dukun justru sering hidup dalam ketakutan:
- Takut kena “balasan”
- Takut ritual gagal
- Takut ketergantungan pada dukun tertentu
Hidup menjadi tidak tenang karena bergantung pada sesuatu yang tidak pasti.
BACA JUGA: Hati-hati, Ini Jenis Dosa Syirik yang Jarang Disadari Menurut Ulama
Percaya kepada dukun bukan hanya masalah tradisi atau kebiasaan, tetapi persoalan serius yang menyangkut keimanan, akal sehat, dan masa depan seseorang.
Solusi terbaik dalam menghadapi masalah hidup adalah kembali kepada Allah, memperbanyak doa, usaha yang halal, serta memperkuat iman.
Jangan tukar ketenangan sesaat dengan kerusakan jangka panjang. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

