Menu

6 Tanda Anda Mungkin Mengalami Kencing Manis, Salah Satunya Kulit Menghitam

Jangan mendiagnosis diabetes hanya berdasarkan warna kulit atau gejala yang dirasakan. Pemeriksaan darah tetap menjadi cara untuk memastikannya.

Abang Saad · 4 menit baca
Ciri-ciri Awal Diabetes, kolesterol, akibat tidak olahraga, Tubuh, Kencing Manis
Foto: Freepik

BANYAK orang mengira diabetes atau kencing manis hanya ditandai dengan sering buang air kecil, mudah haus, dan tubuh cepat lelah. Padahal, ada perubahan pada kulit yang juga perlu diperhatikan, terutama jika muncul di bagian ketiak, leher belakang, dan lipatan paha.

Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan resistensi insulin, yaitu keadaan ketika sel-sel tubuh tidak merespons insulin secara optimal. Dalam dunia medis, perubahan kulit seperti ini dikenal sebagai acanthosis nigricans.

Namun, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa kulit yang menghitam berarti seseorang pasti terkena diabetes. Ada beberapa penyebab lain, dan kepastian diagnosis tetap membutuhkan pemeriksaan medis.

Berikut enam tanda yang perlu kita kenali.

1- Ketiak Menghitam dan Menebal

Salah satu perubahan kulit yang patut diperhatikan adalah munculnya area ketiak yang lebih gelap daripada kulit sekitarnya.

Bukan sekadar perubahan warna biasa, kulit biasanya terasa lebih tebal, agak kasar, dan memiliki tekstur seperti beludru. Sebagian orang mengira bagian tersebut kotor atau berkerak sehingga berusaha menghilangkannya dengan scrub.

BACA JUGA: Tanda-Tanda Tubuhmu Kebanyakan Kafein, Jangan Diabaikan!

Padahal, jika penyebabnya adalah acanthosis nigricans, menggosok kulit dengan keras tidak akan mengatasi masalah. Kondisi ini dapat berkaitan dengan resistensi insulin dan menjadi petunjuk adanya pradiabetes atau diabetes tipe 2.

2- Leher Bagian Belakang Menghitam

Coba perhatikan bagian belakang leher. Apakah terdapat area kulit yang tampak lebih gelap, menebal, dan sulit hilang meskipun sudah dibersihkan?

Perubahan seperti ini juga bisa merupakan acanthosis nigricans. Bahkan, menurut American Academy of Dermatology, kondisi tersebut terkadang menjadi salah satu tanda awal pradiabetes atau diabetes.

Tetapi, kulit leher yang gelap tidak selalu disebabkan oleh gangguan gula darah. Gesekan, kondisi kulit tertentu, dan faktor lain juga perlu dipertimbangkan.

3- Lipatan Paha Tampak Lebih Gelap

Selain ketiak dan leher, acanthosis nigricans juga dapat muncul di area selangkangan atau lipatan paha.

Kulit terlihat lebih gelap dan menebal, bahkan terkadang terasa seperti beludru. Kondisi ini sering muncul perlahan dan dapat ditemukan di beberapa lipatan tubuh sekaligus.

11- Banner Alat Cek Gula Darah

Jika perubahan tersebut baru muncul atau semakin meluas, sebaiknya periksakan ke dokter. Jangan hanya menganggapnya sebagai masalah kebersihan kulit.

4- Mudah Haus dan Terus-Menerus Merasa Lapar

Dua gejala ini termasuk tanda klasik diabetes.

Ketika kadar gula darah meningkat, tubuh berusaha membuang kelebihan glukosa melalui urine. Akibatnya, seseorang bisa lebih sering buang air kecil dan kehilangan lebih banyak cairan.

Inilah yang membuat penderita diabetes mudah merasa haus.

Sementara itu, gangguan penggunaan glukosa oleh tubuh dapat membuat seseorang terus merasa lapar meskipun sudah makan. Pada sebagian orang, berat badan justru turun tanpa sebab yang jelas.

5- Luka Lebih Lama Sembuh

Pernah mengalami luka kecil yang ternyata membutuhkan waktu cukup lama untuk sembuh?

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat mengganggu fungsi pembuluh darah, sistem kekebalan tubuh, dan proses perbaikan jaringan. Akibatnya, tubuh lebih sulit melawan infeksi dan memperbaiki luka.

Karena itu, luka yang sulit sembuh, terutama jika disertai gejala lain seperti sering haus dan sering buang air kecil, perlu diwaspadai.

Jangan menunggu luka semakin parah untuk memeriksakan diri.

6- Sering Kesemutan di Tangan dan Kaki

Kesemutan, rasa kebas, sensasi terbakar, atau nyeri pada tangan dan kaki juga dapat berkaitan dengan diabetes.

Kondisi ini bisa terjadi akibat kerusakan saraf atau neuropati diabetik yang berkembang karena paparan kadar gula darah tinggi dalam waktu lama.

Namun, kesemutan bukan gejala khusus diabetes. Kekurangan vitamin B12, saraf terjepit, dan gangguan kesehatan lainnya juga dapat menimbulkan keluhan serupa.

Jika sering terjadi atau semakin berat, sebaiknya lakukan pemeriksaan.

Mengapa Resistensi Insulin Bisa Membuat Kulit Menghitam?

Nah, bagian ini penting untuk dipahami karena sering dijelaskan secara kurang tepat.

Prosesnya kurang lebih seperti berikut:
– Pertama, sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Kondisi ini disebut resistensi insulin.
– Kedua, pankreas berusaha mengimbanginya dengan memproduksi insulin lebih banyak.
– Ketiga, kadar insulin yang tinggi dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kulit melalui jalur reseptor yang berkaitan dengan insulin dan faktor pertumbuhan.
– Keempat, kulit mengalami penebalan dan perubahan tekstur, sehingga tampak lebih gelap dan seperti beludru.
Jadi, bukan semata-mata karena gula darah tinggi langsung mengubah warna kulit. Pada acanthosis nigricans, peningkatan insulin akibat resistensi insulin memiliki peran penting.

BACA JUGA: Apa Saja Tanda Tubuh Sebelum Terkena Serangan Jantung?

Bagaimana Memastikan Kita Terkena Diabetes?

Jangan mendiagnosis diabetes hanya berdasarkan warna kulit atau gejala yang dirasakan. Pemeriksaan darah tetap menjadi cara untuk memastikannya.

Ada beberapa pemeriksaan yang umum digunakan:

– Gula darah puasa: dilakukan setelah berpuasa minimal 8 jam.
– HbA1c: mengukur gambaran rata-rata kadar gula darah sekitar 2–3 bulan terakhir.
– Tes toleransi glukosa oral (TTGO): mengukur respons tubuh setelah mengonsumsi larutan glukosa.

Sebagai gambaran, diabetes dapat didiagnosis melalui HbA1c 6,5 persen atau lebih, gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih, atau gula darah 2 jam setelah TTGO 200 mg/dL atau lebih. Pada orang tanpa gejala yang jelas, hasil abnormal umumnya perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan ulang sesuai penilaian dokter.

Jangan tunggu sampai muncul enam tanda sekaligus! Sebagian penderita diabetes bahkan tidak merasakan gejala yang jelas. Jika memiliki perubahan kulit mencurigakan, mudah haus, sering buang air kecil, atau faktor risiko diabetes, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih awal.

Ingat, mengenali tanda-tanda awal bukan untuk membuat kita takut, melainkan agar kita punya kesempatan lebih besar untuk mencegah komplikasi dan menjaga kesehatan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Abang Saad

Ayah 3 orang anak yang menyukai kisah Nabi dan para sahabat. Artikel lainnya

Ayo donasi untuk Islampos Media
Tulis komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel terkait