Menu

6 Perkara yang Harus Diwaspadai Sebelum Kiamat Datang

Hadis ini mengandung pesan yang sangat kuat. Rasulullah ﷺ tidak sekadar memberitahukan enam peristiwa besar, tetapi memerintahkan kita untuk segera beramal sebelum kesempatan itu hilang.

Abang Saad · 3 menit baca
Kiamat
Foto: Magnific

KAPAN terakhir kali kita benar-benar memikirkan bekal untuk akhirat? Sering kali kita terlalu sibuk mengejar urusan dunia, sampai lupa bahwa kesempatan beramal tidak akan berlangsung selamanya.

Rasulullah Muhammad ﷺ pernah memberikan peringatan penting kepada umatnya. Beliau memerintahkan agar kaum Muslimin segera melakukan amal saleh sebelum datang enam perkara yang dapat menghalangi kesempatan tersebut.

Enam perkara ini bukan sekadar peringatan tentang tanda-tanda akhir zaman, tetapi juga pengingat bahwa kesempatan hidup dan beribadah sangat terbatas.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Segeralah melakukan amalan-amalan sebelum (didahului) enam perkara: terbitnya matahari dari barat, Dajjal, kabut, hewan melata bumi, kematian salah seorang dari kalian, dan hancurnya dunia.” (HR. Muslim).

Lantas, apa saja enam perkara yang dimaksud?

BACA JUGA:  Menjelang Kiamat, Ka’bah Akan Dihancurkan oleh Sosok Ini, Siapa?

1- Terbitnya Matahari dari Barat

Selama ini kita mengenal matahari terbit dari timur dan terbenam di barat. Namun, menjelang kiamat, akan terjadi peristiwa luar biasa ketika matahari terbit dari arah barat.

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa ketika manusia menyaksikan peristiwa tersebut, pintu tobat tidak lagi terbuka sebagaimana sebelumnya.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa iman seseorang tidak lagi bermanfaat apabila ia baru beriman setelah matahari terbit dari barat, jika sebelumnya belum beriman atau belum melakukan kebaikan dalam keimanannya.

Karena itu, jangan menunda-nunda pertobatan.

2- Munculnya Dajjal

Dajjal merupakan fitnah terbesar yang akan dihadapi manusia menjelang kiamat.

Ia akan datang dengan berbagai kemampuan luar biasa sebagai ujian bagi keimanan manusia. Banyak orang akan tertipu karena mengira Dajjal memiliki kekuatan yang luar biasa.

Rasulullah ﷺ telah memperingatkan umatnya agar berlindung dari fitnah Dajjal. Salah satu amalan yang diajarkan adalah menghafalkan sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi.

Banner Kaos Polos

3- Munculnya Kabut (Dukhan)

Kabut atau dukhan merupakan salah satu tanda besar kiamat yang disebutkan dalam Al-Qur’an.

Allah berfirman: “Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang nyata.” (QS. Ad-Dukhan: 10).

Dalam ayat berikutnya, Allah menjelaskan bahwa kabut tersebut akan meliputi manusia dan menjadi azab yang pedih.

Para ulama membahas waktu dan hakikat peristiwa ini. Dalam hadis tentang sepuluh tanda besar kiamat, Rasulullah ﷺ juga menyebutkan kemunculan dukhan.

4- Keluarnya Hewan Melata dari Bumi

Perkara berikutnya adalah keluarnya Dabbatul Ardh, yaitu makhluk melata dari bumi yang menjadi salah satu tanda besar kiamat.

Allah berfirman: “Dan apabila perkataan telah berlaku atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (QS. An-Naml: 82).

Peristiwa ini merupakan perkara gaib yang wajib kita imani berdasarkan keterangan wahyu. Namun, kita tidak perlu berspekulasi tentang bentuk, jenis, atau lokasi kemunculannya tanpa dalil.

5- Kematian Salah Seorang dari Kalian

Perkara kelima sangat dekat dengan kehidupan kita, bahkan bisa terjadi kapan saja: kematian.

Tidak harus menunggu Dajjal muncul, matahari terbit dari barat, atau tanda besar lainnya. Seseorang bisa saja meninggal hari ini, esok, atau beberapa saat lagi.

Ketika ajal tiba, kesempatan untuk menambah amal telah berakhir. Karena itu, setiap Muslim perlu memanfaatkan usia untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan bertobat dari dosa.

BACA JUGA: Air Zamzam untuk Menghapus Dahaga Hari Kiamat

6- Datangnya Kiamat

Perkara keenam adalah datangnya kiamat itu sendiri, yaitu berakhirnya kehidupan dunia.

Pada saat itu, seluruh manusia akan menghadapi hari kebangkitan dan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya di hadapan Allah.

Tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki amalan yang telah berlalu. Dunia yang selama ini diperebutkan akan berakhir, sementara kehidupan akhirat menjadi kenyataan yang harus dihadapi.

Jangan Menunda Amal Saleh

Hadis ini mengandung pesan yang sangat kuat. Rasulullah ﷺ tidak sekadar memberitahukan enam peristiwa besar, tetapi memerintahkan kita untuk segera beramal sebelum kesempatan itu hilang.

Kita tidak tahu apakah masih memiliki waktu panjang atau justru ajal sudah semakin dekat.

Karena itu, jangan menunggu tua untuk bertobat, jangan menunggu kaya untuk bersedekah, dan jangan menunggu punya banyak waktu untuk membaca Al-Qur’an.

Sebab, enam perkara itu bisa datang, sementara kesempatan kita untuk beramal belum tentu masih ada.

Semoga Allah memberikan kita taufik untuk memperbanyak amal saleh sebelum datangnya hari ketika tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki diri. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Abang Saad

Ayah 3 orang anak yang menyukai kisah Nabi dan para sahabat. Artikel lainnya

Ayo donasi untuk Islampos Media
Tulis komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel terkait