ZAKAT fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Kewajiban ini berlaku bagi semua. Baik kecil maupun dewasa. Laki-laki maupun perempuan. Syaratnya, ia memiliki kelebihan makanan. Yaitu cukup untuk dirinya dan keluarganya selama sehari semalam di hari raya.
Besaran zakat fitrah adalah satu sha’. Zakat ini dikeluarkan dari makanan pokok. Seperti beras, kurma, atau gandum. Zakat diberikan kepada fakir dan miskin. Masing-masing menerima satu sha’ makanan.
Tidak dibenarkan menetapkan kewajiban tambahan. Misalnya, mewajibkan lebih dari satu sha’. Atau mengganti dengan nilai uang yang lebih mahal. Pendapat yang membolehkan zakat dengan uang memang ada. Itu adalah pendapat madzhab Abu Hanifah rahimahullah. Namun, jumhur ulama tidak membolehkannya.
Dalil kewajiban ini sangat jelas. Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, beliau berkata:
فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ ، عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ ، وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى ، وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ ، وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau gandum. Kewajiban ini berlaku bagi semua kaum Muslimin. Dan harus ditunaikan sebelum shalat Id. (HR. Bukhari dan Muslim).
Bagaimana dengan orang fakir? Jika ia tetap memiliki kelebihan satu sha’, maka ia tetap wajib menunaikan zakat. Ia memberikannya kepada fakir lain. Jika setelah itu ia menerima zakat dari orang lain, maka itu boleh. Selama tidak ada rekayasa.
BACA JUGA: Ayah Masih Membayarkan Zakat Fitrah untuk Kita, Bolehkah Tetap Mengeluarkan Zakat Sendiri?
Islam melarang siasat dalam ibadah. Tidak boleh memberi zakat dengan syarat dikembalikan. Itu termasuk tipu daya. Para ulama telah menjelaskan hal ini dalam kitab-kitab fiqih.
Jika di suatu desa semua orang fakir, hukum tetap berlaku. Siapa yang punya kelebihan, wajib mengeluarkan zakat. Ia memberikannya kepada yang lain. Jika tidak menerima kembali, maka kewajibannya telah gugur.
Allah Maha Adil. Dia tidak menyia-nyiakan amal hamba-Nya. Dan Dia akan mengganti dengan rezeki dari karunia-Nya.
Wallahu a’lam. []
SUMBER: ISLAMQA
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE





