MAKAN malam sering menjadi waktu makan yang sulit dihindari, terutama bagi orang yang memiliki aktivitas padat. Ada yang baru sempat makan setelah pulang kerja, ada pula yang terbiasa mengisi perut menjelang tidur. Namun, kebiasaan ini kerap dikaitkan dengan kenaikan berat badan.
Sebagian orang percaya bahwa makan setelah pukul 8 malam bisa membuat tubuh lebih mudah gemuk. Bahkan, ada anggapan bahwa makanan yang dikonsumsi menjelang tidur akan langsung berubah menjadi lemak karena tubuh tidak banyak bergerak. Lantas, benarkah makan malam terlalu larut dapat menyebabkan berat badan naik?
BACA JUGA: Boleh Nggak Sih Langsung Tidur Setelah Makan?
Apakah Makan Malam Larut Membuat Berat Badan Naik?
Makan malam terlalu larut memang berpotensi berkontribusi terhadap kenaikan berat badan, tetapi bukan berarti setiap orang yang makan malam setelah pukul 8 pasti akan mengalami kegemukan.
Pada dasarnya, kenaikan berat badan dipengaruhi oleh keseimbangan energi. Berat badan cenderung meningkat ketika jumlah kalori yang dikonsumsi secara konsisten lebih banyak daripada energi yang digunakan tubuh.
Masalahnya, orang yang makan terlalu larut terkadang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan tambahan setelah makan malam. Misalnya, menikmati camilan, makanan cepat saji, atau minuman manis ketika sedang bersantai.
Jika kebiasaan tersebut membuat asupan kalori harian berlebihan, berat badan bisa meningkat secara bertahap.
Selain itu, waktu makan juga dapat memengaruhi cara tubuh mengatur metabolisme. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tubuh memiliki ritme biologis yang membuat pengolahan makanan tidak selalu sama sepanjang hari.
Mengapa Makan Terlalu Larut Kurang Baik bagi Tubuh?
Ada beberapa alasan mengapa kebiasaan makan terlalu larut sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.
Pertama, makan mendekati waktu tidur dapat mengganggu kenyamanan pencernaan. Terutama jika seseorang mengonsumsi makanan dalam porsi besar, berlemak, atau pedas. Kondisi ini dapat memicu rasa begah dan meningkatkan kemungkinan terjadinya refluks asam lambung pada sebagian orang.
Kedua, makan larut malam sering berkaitan dengan kebiasaan tidur yang kurang teratur. Seseorang yang terbiasa begadang mungkin lebih mudah merasa lapar dan mencari makanan tambahan pada malam hari.
Ketiga, pilihan makanan pada malam hari terkadang kurang diperhatikan. Makanan tinggi kalori, gula, dan lemak sering menjadi pilihan karena praktis serta mudah didapatkan.
Jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus, pola makan menjadi kurang seimbang dan berpotensi memengaruhi berat badan.
Apakah Makan Setelah Pukul 8 Malam Selalu Berbahaya?
Tidak ada aturan medis yang menyatakan bahwa semua orang harus berhenti makan setelah pukul 8 malam.
Waktu makan yang tepat dapat berbeda-beda, tergantung jadwal aktivitas, kebutuhan energi, dan waktu tidur seseorang.
Orang yang bekerja hingga malam hari tentu memiliki jadwal makan berbeda dengan mereka yang beraktivitas sejak pagi. Karena itu, yang lebih penting bukan sekadar melihat angka pada jam, melainkan memperhatikan jumlah makanan, kualitas gizi, dan jarak antara waktu makan dengan tidur.
Meski begitu, memberikan jeda sekitar dua hingga tiga jam antara makan besar dan waktu tidur dapat membantu mengurangi keluhan pencernaan, terutama bagi orang yang mudah mengalami asam lambung naik.
Bagaimana Cara Makan Malam agar Berat Badan Tetap Terjaga?
Jika terpaksa makan malam karena aktivitas padat, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan.
Pertama, perhatikan porsi makanan. Hindari makan berlebihan hanya karena merasa sangat lapar setelah seharian beraktivitas.
Kedua, pilih makanan bergizi seimbang. Konsumsi sumber protein seperti ikan, telur, atau ayam, disertai sayuran dan sumber karbohidrat secukupnya.
Ketiga, batasi camilan tinggi gula dan lemak menjelang tidur. Jika masih lapar, pilih makanan ringan dengan kandungan gizi yang lebih baik.
Keempat, usahakan memiliki jadwal makan dan tidur yang teratur. Kebiasaan ini dapat membantu menjaga pola hidup yang lebih sehat.
Pada akhirnya, makan malam terlalu larut bukan satu-satunya penyebab kenaikan berat badan. Namun, kebiasaan makan dalam porsi berlebihan, memilih makanan tinggi kalori, dan tidur tidak teratur dapat membuat berat badan lebih mudah meningkat. Jadi, bukan hanya soal kapan kita makan, tetapi juga apa dan seberapa banyak makanan yang dikonsumsi.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE






Tulis komentar