Menu

Benarkah Menyimpan HP di Dekat Kepala Saat Tidur Berbahaya?

bukan hanya soal radiasi, tetapi juga keselamatan perangkat dan kualitas tidur yang perlu diperhatikan.

Umar Faqih · 3 menit baca
Akibat Begadang
Foto: Freepik
Daftar isi
  1. Apakah Radiasi HP Berbahaya bagi Otak?
  2. Mengapa HP Bisa Mengganggu Kualitas Tidur?
  3. Apa Risikonya Jika HP Diletakkan di Bawah Bantal?
  4. Apakah Menjauhkan HP Saat Tidur Lebih Baik?
  5. Bagaimana Cara Menggunakan HP dengan Aman Sebelum Tidur?

HAMPIR setiap orang kini memiliki kebiasaan membawa ponsel ke tempat tidur. Ada yang meletakkannya di bawah bantal, di samping kepala, atau di atas meja kecil dekat tempat tidur. Alasannya beragam, mulai dari ingin mudah mematikan alarm hingga terbiasa memeriksa pesan sebelum terlelap.

Namun, kebiasaan ini sering dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan. Ada anggapan bahwa radiasi ponsel yang berada dekat kepala dapat merusak otak, mengganggu kualitas tidur, bahkan meningkatkan risiko kanker.

Lantas, benarkah menyimpan HP di dekat kepala saat tidur berbahaya? Untuk memahaminya, kita perlu membedakan antara risiko radiasi ponsel dan dampak kebiasaan menggunakan HP sebelum tidur.

BACA JUGA: Mengigau Saat Tidur, Apa Penyebabnya?

Apakah Radiasi HP Berbahaya bagi Otak?

Ponsel menggunakan gelombang radio frekuensi atau radiofrequency electromagnetic fields untuk berkomunikasi dengan menara seluler dan perangkat lainnya. Gelombang ini termasuk radiasi nonpengion, berbeda dengan radiasi pengion seperti sinar-X.

Radiasi nonpengion tidak memiliki energi yang cukup untuk merusak DNA secara langsung. Karena itu, paparan gelombang radio dari ponsel tidak bisa disamakan dengan paparan sinar-X.

Hingga saat ini, penelitian belum menunjukkan bukti yang konsisten bahwa penggunaan ponsel menyebabkan tumor otak. Meski demikian, penelitian mengenai dampak paparan jangka panjang masih terus dilakukan.

Artinya, meletakkan HP di dekat kepala tidak otomatis menyebabkan kerusakan otak. Namun, menjaga jarak dari perangkat elektronik tetap menjadi kebiasaan yang masuk akal untuk mengurangi paparan gelombang radio.

banner meja

Mengapa HP Bisa Mengganggu Kualitas Tidur?

Salah satu dampak yang lebih jelas berkaitan dengan kebiasaan menggunakan HP menjelang tidur adalah gangguan kualitas tidur.

Layar ponsel memancarkan cahaya, termasuk cahaya biru yang dapat memengaruhi produksi melatonin. Hormon ini berperan mengatur siklus tidur dan membantu tubuh mengenali waktu istirahat.

Ketika seseorang terus menatap layar pada malam hari, produksi melatonin dapat terganggu. Akibatnya, tubuh mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa mengantuk.

Selain cahaya layar, aktivitas menggunakan HP juga membuat otak tetap terjaga. Membaca pesan, menonton video, bermain gim, atau mengikuti media sosial dapat membuat seseorang sulit menghentikan aktivitasnya.

Tidak jarang, niat awal hanya memeriksa ponsel selama beberapa menit justru berakhir dengan menghabiskan waktu berjam-jam.

Apa Risikonya Jika HP Diletakkan di Bawah Bantal?

Selain persoalan radiasi, ada hal lain yang justru perlu lebih diperhatikan, yaitu panas dari perangkat elektronik.

Ponsel yang sedang digunakan atau diisi daya dapat menghasilkan panas. Jika diletakkan di bawah bantal atau tertutup selimut, panas tersebut berpotensi terperangkap karena sirkulasi udara menjadi terbatas.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko perangkat mengalami panas berlebih. Dalam situasi tertentu, terutama jika baterai atau perangkat mengalami kerusakan, hal tersebut juga berpotensi memicu kebakaran.

Karena itu, sebaiknya jangan meletakkan HP di bawah bantal, terlebih ketika sedang diisi daya. Letakkan perangkat di permukaan yang keras, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik.

Apakah Menjauhkan HP Saat Tidur Lebih Baik?

Menjauhkan HP dari kepala saat tidur merupakan kebiasaan yang cukup baik. Selain mengurangi paparan gelombang radio, kebiasaan ini juga membantu seseorang mengurangi ketergantungan terhadap ponsel sebelum beristirahat.

Jika menggunakan HP sebagai alarm, letakkan perangkat di atas meja yang agak jauh dari tempat tidur. Dengan begitu, seseorang tidak mudah tergoda untuk terus memeriksa notifikasi ketika sudah waktunya tidur.

Mengaktifkan mode jangan ganggu juga bisa menjadi pilihan. Fitur ini membantu mengurangi gangguan dari pesan dan pemberitahuan yang masuk pada malam hari.

Jika tidak membutuhkan jaringan seluler atau internet, mode pesawat dapat digunakan untuk menghentikan sebagian besar aktivitas komunikasi nirkabel ponsel.

BACA JUGA: Sedang Tidur Lalu Tiba-Tiba Kram, Apa Penyebabnya?

Bagaimana Cara Menggunakan HP dengan Aman Sebelum Tidur?

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan agar penggunaan ponsel tidak mengganggu waktu istirahat.

Pertama, usahakan berhenti menggunakan HP sekitar 30–60 menit sebelum tidur. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk membaca buku, berdoa, atau melakukan aktivitas santai lainnya.

Kedua, hindari mengisi daya ponsel di atas kasur. Gunakan tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan charger yang sesuai dengan perangkat.

Ketiga, atur notifikasi agar tidak terus-menerus berbunyi ketika sedang tidur. Cara ini membantu menciptakan suasana kamar yang lebih tenang.

Jika memungkinkan, biasakan pula menjauhkan ponsel dari area kepala ketika beristirahat.

Pada akhirnya, menyimpan HP di dekat kepala saat tidur tidak terbukti secara meyakinkan menyebabkan kerusakan otak atau kanker. Namun, kebiasaan menggunakan ponsel hingga larut malam dan meletakkannya di bawah bantal, terutama saat mengisi daya, tetap perlu dihindari. Jadi, bukan hanya soal radiasi, tetapi juga keselamatan perangkat dan kualitas tidur yang perlu diperhatikan.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Umar Faqih

Penulis di Islampos Media. Artikel lainnya

Ayo donasi untuk Islampos Media
Tulis komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel terkait