Setelah Imsak, Bolehkan Makan atau Minum Lagi?

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

PERTANYAAN ini sering muncul setiap Ramadhan.
Jam sudah masuk imsak.
Tapi adzan Subuh belum terdengar.
Lalu, bolehkah masih makan dan minum?

Mari kita luruskan dengan tenang.

1️⃣ Batas Puasa Itu Fajar, Bukan Imsak

Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.”
(QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini sangat jelas.
Batas makan dan minum adalah terbit fajar, bukan imsak.

Imsak hanyalah tanda pengingat.
Bukan batas haram makan.

BACA JUGA: Haruskah Mandi Besar Menjelang Bulan Puasa Ramadhan

2️⃣ Apa Itu Imsak?

Secara bahasa, imsak berarti menahan diri.
Namun dalam praktik di Indonesia, imsak biasanya dibuat sekitar 10 menit sebelum adzan Subuh sebagai bentuk kehati-hatian.

Di zaman Rasulullah ﷺ tidak ada istilah jadwal imsak seperti sekarang.

Dalam hadits riwayat Ibnu Umar dan Aisyah disebutkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan pada malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan.”
(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Artinya apa?

Di masa itu ada dua adzan.
Adzan pertama sebelum Subuh.
Adzan kedua saat masuk Subuh.

Dan Nabi ﷺ membolehkan makan sampai adzan Subuh yang kedua.

https://s.shopee.co.id/14Qk9mkxt

3️⃣ Jadi, Setelah Imsak Boleh Makan?

Jawabannya:
✅ Boleh, selama belum masuk waktu Subuh (belum terbit fajar).

Kalau imsak jam 04.20
Dan adzan Subuh jam 04.30
Maka secara hukum, sampai 04.30 masih boleh makan dan minum.

Tapi ingat.

Kalau sudah terdengar adzan Subuh dan memang sudah masuk waktu fajar, maka wajib berhenti.

4️⃣ Jangan Bermain di Ujung Waktu

Secara hukum memang boleh.
Tapi apakah bijak sengaja menunda sampai detik terakhir?

Kalau jam mepet.
Kalau ragu.
Kalau tidak yakin apakah sudah masuk Subuh atau belum.

Lebih aman berhenti lebih awal.

Ulama seperti Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni menjelaskan bahwa jika seseorang masih ragu apakah fajar sudah terbit atau belum, maka asalnya malam masih ada, sehingga boleh makan. Namun sikap hati-hati itu lebih utama.

BACA JUGA: Kapan Waktu Berbuka Puasa yang Benar?

5️⃣ Kesimpulan Tegas

Batas berhenti makan adalah terbit fajar (masuk Subuh).

Imsak bukan batas haram makan.

Setelah imsak masih boleh makan jika belum Subuh.

Tapi jangan sengaja meremehkan waktu.

Puasa itu ibadah.
Jangan sekadar cari celah hukum.
Cari keberkahan.

Kalau bisa selesai sahur 10–15 menit sebelum Subuh, itu lebih tenang.
Lebih khusyuk.
Lebih siap ibadah.

Ramadhan bukan soal “masih boleh atau tidak”.
Tapi soal bagaimana kita menjaga adab di hadapan Allah.

Semoga Allah mudahkan puasa kita tahun ini. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *