Menu

Apakah Ada Batas Waktu untuk Melakukan Amalan Sunnah pada Hari Jumat?

apakah semua amalan sunnah tersebut memiliki batas waktu tertentu, atau boleh dilakukan sejak pagi hingga malam?

Umar Faqih · 3 menit baca
sunnah hari Jumat
Foto: Islampos AI
Daftar isi
  1. Amalan Sunnah Jumat Memiliki Waktu yang Berbeda
  2. Kapan Batas Waktu Membaca Surah Al-Kahfi?
  3. Apakah Shalawat dan Doa Hanya Dianjurkan pada Waktu Tertentu?
  4. Jangan Sampai Terlewat karena Menunggu Waktu yang Dianggap Utama

HARI Jumat memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Islam. Pada hari ini, kaum Muslimin dianjurkan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, serta mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat Jumat. Namun, apakah semua amalan sunnah tersebut memiliki batas waktu tertentu, atau boleh dilakukan sejak pagi hingga malam?

Pertanyaan ini penting dipahami agar umat Islam dapat memanfaatkan keutamaan hari Jumat tanpa keliru dalam menentukan waktu pelaksanaannya.

BACA JUGA: Mandi Sebelum Jumatan, Wajib atau Tidak?

Amalan Sunnah Jumat Memiliki Waktu yang Berbeda

Tidak semua amalan sunnah pada hari Jumat mempunyai batas waktu yang sama. Ada amalan yang berkaitan dengan persiapan sebelum shalat Jumat, ada yang dilakukan ketika berada di masjid, dan ada pula yang dapat dikerjakan sepanjang hari.

Misalnya, mandi Jumat, memakai wewangian bagi laki-laki yang hendak menghadiri shalat Jumat, serta berangkat lebih awal ke masjid berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan shalat Jumat.

Sementara itu, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ dan berdoa merupakan amalan yang dapat dilakukan pada berbagai waktu di hari Jumat.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat.” (HR. Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra; hadits ini dinilai hasan oleh sejumlah ulama).

Hadits tersebut menunjukkan anjuran memperbanyak shalawat pada hari Jumat dan malamnya, tanpa menetapkan jumlah tertentu yang wajib dipenuhi.

banner sajadah

Kapan Batas Waktu Membaca Surah Al-Kahfi?

Membaca Surah Al-Kahfi merupakan amalan yang dikenal luas di kalangan umat Islam pada hari Jumat. Sebagian ulama menjelaskan bahwa waktunya dimulai sejak matahari terbenam pada Kamis malam hingga matahari terbenam pada Jumat.

Dengan demikian, seseorang yang belum sempat membaca Surah Al-Kahfi pada pagi hari masih dapat membacanya setelah shalat Jumat atau pada sore hari, selama belum masuk waktu Maghrib.

Namun, perlu dipahami bahwa terdapat perbedaan penilaian ulama mengenai kekuatan hadits-hadits yang secara khusus menyebutkan keutamaan membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat. Karena itu, amalan ini hendaknya dilakukan dengan memahami penjelasan para ulama mengenai dalilnya.

Apakah Shalawat dan Doa Hanya Dianjurkan pada Waktu Tertentu?

Tidak. Memperbanyak shalawat pada hari Jumat tidak terbatas pada satu jam tertentu. Umat Islam dapat mengamalkannya sejak pagi, setelah shalat, ketika beraktivitas, hingga menjelang malam.

Demikian pula dengan doa. Hari Jumat memiliki waktu yang sangat diharapkan sebagai waktu terkabulnya doa. Rasulullah ﷺ menjelaskan adanya suatu waktu pada hari Jumat ketika seorang Muslim memohon sesuatu kepada Allah dalam keadaan beribadah, melainkan Allah akan mengabulkan permohonannya.

(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Para ulama berbeda pendapat mengenai penentuan waktu tersebut. Di antara pendapat yang terkenal adalah waktu setelah Ashar hingga menjelang Maghrib. Ada pula pendapat yang mengaitkannya dengan saat imam duduk di mimbar hingga shalat Jumat selesai.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa sepanjang hari Jumat, terutama pada waktu-waktu yang diharapkan memiliki keutamaan tersebut.

Jangan Sampai Terlewat karena Menunggu Waktu yang Dianggap Utama

Memahami waktu amalan sunnah memang penting, tetapi jangan sampai membuat seseorang menunda ibadah hingga akhirnya tidak mengerjakannya sama sekali.

Jika memiliki waktu luang pada pagi hari, seseorang dapat memperbanyak shalawat dan membaca Al-Qur’an. Jika baru sempat setelah shalat Jumat, ia tetap dapat mengerjakan amalan yang waktunya masih terbuka.

Hal yang perlu diperhatikan adalah amalan yang memang terikat dengan waktu tertentu. Shalat Jumat, misalnya, memiliki ketentuan waktu tersendiri. Begitu pula persiapan untuk menghadirinya sebaiknya dilakukan sebelum berangkat ke masjid.

BACA JUGA: Bagaimana Jika Masbuk Ketika Shalat Jumat?

Ada amalan sunnah hari Jumat yang memiliki batas waktu tertentu dan ada pula yang dapat dilakukan sepanjang hari. Membaca Surah Al-Kahfi umumnya dianjurkan sejak malam Jumat hingga menjelang Maghrib pada hari Jumat, sedangkan shalawat dapat diperbanyak sepanjang hari.

Adapun doa dapat dipanjatkan kapan saja, dengan perhatian khusus pada waktu-waktu yang disebutkan dalam hadits. Dengan memahami ketentuan tersebut, umat Islam dapat mengisi hari Jumat dengan ibadah secara lebih terarah, tanpa merasa bahwa seluruh amalan sunnah harus dilakukan pada satu waktu yang sama.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Umar Faqih

Penulis di Islampos Media. Artikel lainnya

Ayo donasi untuk Islampos Media
Tulis komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel terkait