SETIAP orang tua tentu menginginkan anaknya tumbuh sehat, selamat, dan terhindar dari berbagai bahaya. Tidak hanya bahaya yang terlihat secara fisik, umat Islam juga dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar anak-anak dijauhkan dari gangguan setan, godaan jin, serta segala keburukan yang dapat mengancam keselamatan mereka. Salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan adalah membacakan doa-doa perlindungan sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan sunah Rasulullah ﷺ.
Menariknya, Rasulullah ﷺ sendiri memberikan teladan tentang bagaimana memohon perlindungan untuk anak-anak. Artinya, mendoakan bayi bukan sekadar kebiasaan orang tua, melainkan bagian dari ikhtiar spiritual yang memiliki dasar dalam ajaran Islam. Lantas, doa apa saja yang bisa dibacakan untuk melindungi bayi dari gangguan setan?
BACA JUGA: Kalau Orang Tua Pilih Kasih, Anak Harus Bersikap Bagaimana?
1. Doa perlindungan yang dibacakan Rasulullah ﷺ untuk cucunya
Salah satu doa perlindungan yang sangat dianjurkan adalah doa yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Dalam hadis sahih riwayat Bukhari, disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ memohon perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husain, kedua cucunya.
Berikut bacaan doanya:
أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Latin:
U’īdzukumā bi kalimātillāhit-tāmmati min kulli syaithānin wa hāmmah, wa min kulli ‘ainin lāmmah.
Artinya:
“Aku memohon perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap setan, binatang berbisa, dan dari setiap pandangan mata yang membawa keburukan.”
Doa tersebut bisa dibacakan oleh orang tua untuk bayi mereka. Karena redaksi aslinya ditujukan kepada dua orang, orang tua bisa menyesuaikan kata ganti ketika mendoakan satu anak, misalnya dengan mengucapkan U’īdzuka untuk bayi laki-laki atau U’īdzuki untuk bayi perempuan.
2. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan umatnya untuk membaca tiga surah perlindungan, yakni Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Ketiga surah ini dikenal sebagai Al-Mu’awwidzat, yaitu surah-surah yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Surah Al-Falaq mengajarkan manusia untuk berlindung kepada Allah dari berbagai keburukan makhluk, termasuk kejahatan orang yang dengki. Sementara Surah An-Nas berisi permohonan perlindungan dari bisikan setan yang menggoda manusia.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ membaca surah-surah perlindungan tersebut ketika sakit, kemudian meniupkan ke kedua telapak tangannya dan mengusapkannya ke tubuh beliau. Ketika sakitnya semakin berat, Aisyah membacakan untuk beliau dan mengusapkan tangannya dengan harapan memperoleh keberkahan.
Orang tua dapat mengamalkan bacaan tersebut untuk anaknya, termasuk bayi yang belum bisa membaca Al-Qur’an sendiri.
3. Membaca Ayat Kursi
Ayat Kursi merupakan salah satu ayat Al-Qur’an yang menjelaskan keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Ayat ini terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 255 dan memiliki keutamaan besar dalam perlindungan dari gangguan setan.
Dalam hadis riwayat Bukhari, disebutkan bahwa orang yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur akan mendapatkan penjagaan dari Allah dan setan tidak akan mendekatinya hingga pagi.
Karena itu, orang tua bisa membiasakan membaca Ayat Kursi sebelum tidur, termasuk ketika hendak menidurkan bayi. Namun, perlu dipahami bahwa hadis tersebut secara khusus menjelaskan keutamaan membaca Ayat Kursi sebelum tidur bagi orang yang membacanya.
4. Membaca doa memohon perlindungan untuk keluarga dan keturunan
Selain doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ, orang tua juga bisa mengamalkan doa dari Al-Qur’an untuk memohon keturunan yang baik dan menjadi penyejuk hati.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Furqan ayat 74:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin:
Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Doa ini memang bukan doa khusus untuk mengusir setan, tetapi sangat baik diamalkan agar Allah memberikan keturunan yang saleh, baik akhlaknya, serta menjadi penyejuk hati bagi kedua orang tuanya.
5. Membaca basmalah ketika hendak menidurkan bayi
Membiasakan membaca basmalah dalam berbagai aktivitas juga merupakan amalan yang baik. Rasulullah ﷺ mengajarkan umat Islam untuk menyebut nama Allah dalam berbagai urusan, termasuk ketika memasuki rumah dan makan.
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa apabila seseorang menyebut nama Allah ketika memasuki rumah dan ketika makan, setan tidak mendapatkan tempat bermalam maupun makan di rumah tersebut.
Orang tua bisa membiasakan membaca basmalah ketika hendak menidurkan bayi, menyusui, mengganti pakaian, atau melakukan aktivitas lainnya. Kebiasaan ini sekaligus menjadi pendidikan agama sejak dini, meskipun bayi belum memahami apa yang diucapkan orang tuanya.
Kapan waktu terbaik membacakan doa perlindungan untuk bayi?
Sebenarnya, tidak ada ketentuan bahwa doa perlindungan hanya boleh dibacakan pada waktu tertentu. Orang tua bisa mendoakan anak kapan saja, terutama pada pagi dan petang, sebelum tidur, serta ketika merasa khawatir terhadap keselamatan buah hatinya.
Selain itu, orang tua dapat membacakan doa sambil mengusap kepala atau tubuh bayi dengan lembut. Namun, jangan sampai menganggap bahwa gerakan tertentu, jumlah bacaan tertentu, atau waktu tertentu merupakan kewajiban apabila tidak memiliki dalil yang jelas.
Perlu diingat pula bahwa doa bukan pengganti ikhtiar menjaga kesehatan dan keselamatan bayi. Orang tua tetap harus memperhatikan kebersihan, pemberian ASI atau nutrisi sesuai kebutuhan, imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan apabila bayi menunjukkan gejala sakit.
BACA JUGA: Lebih Baik Masukkan Anak ke Pesantren atau Sekolah Formal?
Jangan hanya melindungi bayi secara fisik, tetapi juga dengan doa
Pada akhirnya, melindungi anak merupakan tanggung jawab besar yang harus dilakukan oleh setiap orang tua. Islam mengajarkan bahwa perlindungan terbaik datang dari Allah SWT, sehingga orang tua dianjurkan untuk senantiasa berdoa, membaca Al-Qur’an, dan membiasakan zikir dalam kehidupan keluarga.
Jangan menunggu anak sakit atau mengalami sesuatu yang tidak diinginkan untuk mulai mendoakannya. Sejak bayi lahir, biasakanlah memperdengarkan bacaan Al-Qur’an dan memohon perlindungan kepada Allah SWT agar ia tumbuh menjadi anak yang sehat, saleh, serta terjaga dari berbagai keburukan.
Sebab, anak bukan hanya membutuhkan makanan, pakaian, dan kasih sayang orang tua. Mereka juga membutuhkan pendidikan agama dan doa yang terus dipanjatkan agar kelak tumbuh menjadi generasi yang beriman dan bertakwa. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE






Tulis komentar